Indahnya Alam Indonesia

Bukan kemewahan yang menentukan manusia untuk bahagia tetapi suasana hati orang-orang di sekitar kitalah yang membuat hidup ini jadi lebih berarti

Arti Sebuah Kata "Pulang"

Ada saatnya kita hidup untuk pulang, pulang pada sang maha Pencipta atau Pulang untuk keluarga

Bunga

Hiduplah seperti bung yang memberikan warna yang indah bagi sekelilingmu

Sendiri Itu Perlu

Dirimu yang sebenarnya adalah ketika tiada orang yang melihatmu

Lepaskanlah Tawamu

Dari senyum merekalah hati ini okut bahagia wahai anak=anak Indonesiaku

Tuesday, August 7, 2018

IPO MD Pictures Menjadi Perintis Industri Perfilman di BEI

IPO di Bursa Efek Indonesia semakin inovatif dari waktu ke waktu dan mulai berdatangan emiten-emiten dari industri baru yang belum ada di bursa. Contohnya saja dalam bidang energi terbarukan ada Sky Energi (JSKY) yang membuat panel surya serta start up seperti Kioson (KIOS) dan M Cash Integrasi (MCAS) yang merintis start up di BEI. MD Pictures sebagai sebuah studio film yang memproduksi film lokal IPO dan tercatat di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 7 Agustus 2018 ini. Dalam perdagangan perdananya saham dengan kode FILM ini melesat sebesar 49,52% ke level 314 dari 210. 
IPO MD Pictures


Melihat industri perfilman di Indonesia tentu saja sangat baik kedepannya. Industri perfilman termasuk ke dalam industri kreatif dan dapat berkontribusi besar ke perekonomian Indonesia di masa depan. Lihat saja Amerika Serikat dengan Hollywoodnya, India dengan Bollywoodnya dan Cina dengan Hengdiannya. Saat ini industri perfilman berkembang dengan pesat dengan adanya teknologi animasi dan Computer Generated Imagery (CGI) dimana film bisa menggambarkan hal-hal mustahil yang tidak dapat terjadi di dunia nyata. Bila anda menanyakan 10 orang tentang apakah mereka suka menonton film maka 9 dari 10 akan menjawab ya. Hal itu menandakan bahwa peminat film sebagai hiburan sangatlah tinggi karena film memiliki berbagai jenis kategori sesuai dengan selera penikmatnya masing-masing.

Melihat industri perfilman Indonesia saat ini sudah lebih baik dibandingkan dengan dulu. Sekarang studio sudah mampu untuk memproduksikan film-film berkualitas kendati masih dalam produk film yang memiliki budget rendah seperti drama atau kisah umum. MD Pictures termasuk studio yang memiliki reputasi besar dalam dunia perfilman dengan filmnya yang terkenal seperti Ayat-Ayat Cinta, Habibie & Ainun serta Danur. Masyarakat Indonesia cukup merespon positif dengan adanya film-film lokal dan ini merupakan prospek yang positif untuk kedepannya. Bahkan managemen MD Pictures menargetkan laba bersih sebesar Rp 100 miliar di akhir tahun nanti dan jumlah itu meningkat dari Rp 60 miliar di tahun lalu. Dengan begitu di harga 314 MD Pictures dihargai dengan forward PER sebesar 30 namun itu akan lebih tinggi lagi mengingat antusiasme yang tinggi terhadap saham ini yang akan mendongkrak harga saham FILM dalam jangka pendek menjadi valuasi yang tinggi.

Kesimpulan:
Industri perfilman merupakan industri kreatif yang prospek di masa sekarang dan di masa depan. IPO MD Pictures merupakan perintis industri perfilman di BEI. Perusahaan perfilman seperti Disney memberikan keuntungan yang besar kepada investornya dalam jangka panjang. Diharapkan kedepannya industri perfilman dapat terus berkembang di Indonesia dan dapat bersaing di level internasional.

Monday, August 6, 2018

Reverse Stock Split di Harga 50 Merugikan?

Akhir-akhir ini banyak pemberitaan mengenai investor yang menyatakan masalah mengenai adanya reverse stock split. Reverse stock split ini sudah dibahas dalam sebuah artikel yang menyatakan bahwa beberapa saham digabung menjadi satu saham dan tidak ada perubahan fundamental di dalamnya. Hal ini sama seperti menukarkan uang 5 lembar 2000-an dengan 1 lembar uang 10000-an. Secara nilai maka hasilnya sama saja namun jumlah lembarnya akan berkurang. Namun ada suatu permasalahan baru yakni manajemen yang melakukan reverse stock split di harga 50. Diyakini bahwa  reverse stock split di harga 50 akan merugikan investor karena setelah melakukan reverse stock split maka harganya akan turun drastis. Namun secara teori melakukan reverse stock split tidaklah mempengaruhi fundamental dan terkadang ada keuntungan melakukan aksi tersebut. Lantas bagaimana reverse stock split di harga 50 apakah benar-benar merugikan investor?
Investor Panic
Saham yang terparkir di harga 50 memberikan kenyamanan tersendiri bagi investor karena saham tersebut sudah masuk ke dalam batas bawah harga saham yang ada di bursa sehingga tidak bisa turun lagi. Memang secara kasat mata demikian karena harga 50 adalah harga terendah di pasar tunai. Dengan anggapan demikian investor akan merasa tenang karena di harga 50 saham tidak bisa turun lagi. Namun pada kenyataannya adalah di harga 50 dan tidak bergerak itu menandakan saham tersebut tidak ada yang ingin membeli di harga lebih dari 50 karena di harga 50 saham tersebut masih terlihat kemahalan. Seringkali kita melihat saham di harga 50 memiliki antrian offering yang sangat banyak dan sedikit transaksi karena tidak ada investor yang mau membeli. Ini adalah hal fana yang dipercaya investor yang membeli di harga 50 bahwa sahamnya murah namun pada kenyataannya tidak ada yang mau membelinya dan investor yang memilikinya kesulitan menjualnya karena antrian yang panjang di harga 50.

Analogi Sederhana
Saham yang ada di 50 merugikan perusahaan karena di harga 50 membuat kredibilitas perusahaan menurun. Lalu banyaknya antrian di harga 50 dan jarangnya transaksi serta harga yang tidak bergerak menandakan bahwa di harga 50 ini tidak mencerminkan nilai perusahaan yang sesungguhnya. Investor kelas atas tidak mau membeli saham di harga 50 karena di harga 50 perusahaan tersebut kemahalan. Analoginya sederhana, sebuah perusahaan dengan 10 miliar lembar saham dan harga Rp 50/lembar memiliki kapitalisasi Rp 500 miliar. Tapi perusahaan tersebut hanya membukukan laba bersih setahun sebesar Rp 5 miliar yang membuat PERnya 100 dan sahamnya terlihat mahal. Terlihat jelas bahwa di harga 50/lembar bahwa saham tersebut mahal dan jika manajemen membutuhkan pendanaan melalu penerbitan saham baru tidak akan bisa menggunakan harga 50 karena itu terlalu mahal dan investor kakap tidak akan mau membelinya karena itu tidak mencerminkan nilai perusahaan yang sesungguhnya. Oleh karena itu diadakanlah reverse stock split yang membuat harga sahamnya akan diperdagangkan tanpa limit bawah dan merefleksikan nilai aslinya. Dalam kasus tadi manajemen melakukan reverse stock split 20 banding 1 yang menyebabkan jumlah lembar sahamnya menjadi hanya 500 juta lembar dengan harga saham 1000. Eh ternyata harga sahamnya setelah dilakukan reverse stock split harganya turun besar menjadi 200 yang turun -80% namun dengan turunnya harga saham tersebut maka nilai kapitalisasi pasarnya juga akan turun menjadi Rp 100 miliar dan sekarang diperdagangkan dengan PER 20 yang masih dalam kategori normal dan menjadi likuid serta seimbang antara investor yang mengebid dan menawarkan sahamnya.

Hal itulah yang dikhawatirkan investor terutama investor retail mengenai -80% tersebut akan menghancurkan nilai investasinya. Namun padahal kenyataannya di harga 50 saham tersebut memang tidak merefleksikan nilai sesungguhnya dari perusahaan tersebut. Sebenarnya jika tidak ada batas bawah harga saham maka saham harga 50/lembar tersebut bisa turun hingga 10/lembar. Dalam hal reverse stock split management sebenarnya tidak salah karena hal trsebut dilakukan untuk menarik perhatian investor baru yang menyetorkan modal baru untuk keberlangsungan operasi perusahaan. Disini sebenarnya investor retail tidak merugi karena memang pada dasarnya di harga 50 ivestor yang memiliki sahamnya tidak bisa menjualnya yang artinya harga 50 itu hanyalah tipuan semata. Sedangkan harga yang turun menjadi 200 itu merefleksikan benar nilai perusahaan yang sesungguhnya dan akhirnya investor bisa menjualnya walaupun dengan kerugian.

Kesimpulan:
Memang reverse stock split di harga 50 sangat menyakitkan namun itulah risiko yang harus diterima seorang investor yang membeli saham gocap. Saham di harga 50 bukanlah saham yang murah meskipun terlihat murah karena saham tersebut tidak mencerminkan nilai asli perusahaan.

Kabar Baik Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,27% di Q2 2018

Badan Pusat Statistik (BPS) sudah melakukan perhitungan dan mengeluarkan data bahwa ekonomi Indonesia tumbuh sebesar 5,27% pada kuartal 2 tahun ini. Angka itu jauh lebih besar jika dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi di kuartal 1 yang sebesar 5,06%. Ini menandakan adanya percepatan pertumbuhan ekonomi di Q2 2018 ini. Angka itu sejalan dengan ekspektasi Bank Indonesia yang beberapa waktu lalu merevisi ekspektasi pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk tahun 2018 ini. Bank Indonesia memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia ada pada rentang 5,1-5,2% untuk tahun ini. Hal itu jauh lebih rendah dibandingkan dengan target pemerintah pusat yang menargetkan pertumbuhan ekonomi di angka 5,4% pada APBN 2018.
Ekonomi Indonesia



Sekedar informasi saja bahwa Indonesia saat ini sedang mengalami percepatan pertumbuhan ekonomi kembali. Setelah mengalami perlambatan ekonomi sebelum tahun 2015, Indonesia mendapatkan momentum yang membuat pertumbuhan ekonominya meningkat kembali. Di tahun 2015 pertumbuhan ekonomi Indonesia sempat anjlok ke 4,88%. Namun kemudian di tahun 2016 meningkat menjadi 5,03% dan di tahun 2018 di angka 5,07%. Sehingga target pemerintah untuk pertumbuhan ekonomi sebesar 5,4% cenderung tidak realistis karena tidak sesuai dengan historis. Sedangkan pertumbuhan ekonomi yang dipatok oleh Bank Indonesia cukup realistis yaitu ekonomi Indonesia akan bertumbuh dengan rentang 5,1-5,2% pada tahun ini.

Apa Pengaruh Berita Ini di Pasar Saham?
Kabar baik ini tentu saja akan berdampak positif pada pergerakan IHSG kedepannya. Di hari ini saja IHSG ditutup dengan penguatan sebesar 1,56% karena berita baik ini. Pertumbuhan ekonomi di Q2 yang lebih pesat ini akan memberikan kepastian kepada investor untuk berinvestasi di Indonesia yang sejatinya akan mendongkrak lebih banyak dana investasi ke Indonesia. Sehingga kedepannya IHSG berpotensi untuk melanjutkan kenaikannya setelah mengalami penurunan yang besar dalam satu semester ini. 

Bagaiamana Menyikapi Berita Ini?
Sejatinya sebagai investor yang menginvestasikan dananya pada saham yang spesifik secara jangka panjang tidaklah perlu untuk mengikuti perkembangan ekonomi secara makro. Namun yang pasti ini adalah katalis positif yang dapat dimanfaatkan untuk menambah posisi dalam instrumen saham untuk memanfaatkan sentimen positif ini. Sentimen negatif perang dagang antara Amerika Serikat dan Cina lambat laun akan tergeser oleh sentimen positif ini.

Kesimpulan:
Pertumbuhan ekonomi Indonesia mengalami peningkatan pada Q2 2018 ini yang berarti ini merupakan sentimen yang positif untuk pasar terutama pasar modal. Semoga pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat lebih baik untuk kedepannya.

Sunday, August 5, 2018

Saham Peternakan Ayam Masuk ke Dalam Turnaround Tahun Ini

Pada umumnya sektor peternakan mencatatkan kinerja yang baik pada Q2 2018 ini dan melanjutkan tren pertumbuhan yang bagus dari tahun 2017. Sektor ini menarik dilihat karena sejak tahun 2017 sektor ini mencatatkan kinerja yang mengalahkan pasar alias outperform. Bahkan sejak awal tahun 2018 hingga sekarang saham-saham poultry mencatatkan kinerja yang bagus dan masih dalam posisi uptrend. Saham-saham dengan kinerja yang bagus dan layak untuk dianalisa adalah JPFA, CPIN dan MAIN. Ketiga saham tersebut memberikan kinerja yang bagus pada Q2 2018 dan masih memiliki ruang bertumbuh. 
Peternakan Ayam

Pada dasarnya kinerja emiten poultry sangat fluktuatif dan seperti emiten yang berbasis komoditas. Hal itu karena meman emiten poultry menjual komoditas berupa ayam. Namun sebenarnya hal itu berbeda dengan perusahaan komoditas pada umumnya yang dipengaruhi oleh harga komoditas, emiten poultry lebih terpengaruh pada beban dan efisiensi karena pada umumnya industry poultry akan tetap bertumbuh karena kebutuhan akan ayam potong yang terus meningkat. Oleh karena itu berinvestasi pada emiten poultry sedikit menjebak namun dengan analisa yang baik investasi pada emiten poultry juga akan memberikan hasil yang baik. Berikut ini adalah analisa mengenai saham-saham poultry:
1. Kinerja yang Bagus Pada Q2 2018
Kenaikan harga saham poultry dari awal tahun hingga sekarang bukanlah tanpa alasan. Saham-saham seperti JPFA, CPIN dan MAIN mencetak kinerja yang cemerlang. JPFA membukukan pendapatan yang naik 18% dan laba bersih naik fantastis di 146%, CPIN mencetak pendapatan yang flat dengan kenaikan pendapatan sebesar 2,7% namun laba bersihnya naik 60%, sedangkan MAIN membukukan kenaikan pendapatan 11% dan laba bersih melonjak 357%! Inilah alasan mengapa saham poultry bisa naik pesat di tahun ini. 

2. Valuasi Rendah
Jika melihat secara historis maka saham poultry pada normalnya diperdagangkan dengan PER 15-20. Dengan adanya kenaikan laba bersih yang drastis pada saham-saham poultry maka valuasi mereka menjadi cukup rendah dengan estimasi laba bersih di tahun 2018 ini. Saham-saham seperti JPFA, CPIN dan MAIN merupakan saham-saham poultry yang memiliki kinerja bagus, tidak terlalu fluktuatif dan murah dengan perkiraan laba tahun 2018. Saham JPFA di harga 2100 dihargai dengan PER 11, saham CPIN di harga 4700 dihargai dengan PER 16 dan saham MAIN di harga 1000 dihargai dengan PER 9. Kendati sudah naik dengan cukup pesat namun masih ada potensi di saham poultry ini. 

Kesimpulan:
Melihat valuasi dan kinerja emiten poultry rasanya masih ada ruang yang cukup untuk naik karena pertumbuhan laba bersih yang cukup tinggi serta valuasi yang rendah. Namun saham poultry masuk ke dalam jenis turnaround dan cyclical karena sifatnya yang fuktuatif sehingga cukup berisiko tinggi. Namun jika anda ingin bermain jangka pendek di tahun ini maka emiten poultry menjadi salah satu pilihannya dengan saham JPFA dan saham MAIN yang menjadi pilihan utamanya.

Kinerja Saham Perbankan Q2 2018 Solid

Banyak bank besar sudah melaporkan kinerja mereka pada Q2 2018 dan secara keseluruhan industri perbankan masih memiliki kinerja cukup bagus dengan pertumbuhan solid meskipun ada beberapa yang mencatatkan perlambatan. Kinerja perbankan terbaik ada pada bank BUKU IV yang mencatatkan kinerja diatas industri sedangkan kinerja bank-bank kecil sangatlah lambat. Seharusnya perusahaan yang kecil dapat berkembang dengan pesat namun sepertinya hal tersebut tidak begitu berlaku untuk perbankan karena membutuhkan permodalan yang besar dalam menjalankan bisnisnya. 
Bank

Kenaikan yang pesat di tahun 2017 membuat saham-saham perbankan pada tahun ini cenderung menurun karena faktor pesatnya kenaikan tersebut. Mengapa saham perbankan naik pesat di tahun 2017? Jawabannya ada 3 faktor positif. Pertama, saham perbankan biasanya bergerak selaras dengan IHSG jadi ketika IHSG naik saham perbankan mengikuti begitupula sebaliknya, di tahun 2017 IHSG mencatatkan kenaikan yang signifikan oleh karena itu saham perbankan mengikuti. Kedua dari sisi pertumbuhan perbankan besar berkinerja cukup solid dengan pertumbuhan 10-20% baik dari kredit maupun laba bersih. Ketiga dan yang ini adalah faktor utama yaitu karena saham perbankan sangat undervalue di tahun 2017. Banyak saham perbankan yang memiliki PER dibawah 10 sehingga membuat valuasinya murah dan memiliki potensi kenaikan yang besar dan hal itulah yang terjadi di tahun 2017.

Kendati dari awal hingga pertengahan tahun ini saham perbankan memberikan imbal hasil seperti IHSG yaitu negatif namun kinerja perbankan besar masih solid yaitu 10-15% meskipun ada perlambatan seperti pada BBRI dan BBCA. Bank BRI harus puas dengan pertumbuhan laba 11% dan BBCA harus puas dengan pertumbuhan laba 8% padahal saham BBCA diperdagangkan dengan PER 25 yang menandakan sudah overvalue. Saham perbankan yang layak dilirik adalah saham BBNI dan BBTN karena memiliki valuasi yang murah dan kinerja tumbuh diatas rata-rata. Saat ini BBNI di harga 7900 diperdagangkan dengan PER 11 dan PBV 1,4 serta BBTN di harga 2500 diperdagangkan dengan PER 8,5 dan PBV 1,1 yang terlihat sangat murah dibandingkan bank besar yang lain.

Kesimpulan:
Pergerakan saham perbankan pada semester satu 2018 ini kurang bagus dan mengalami penurunan. Namun dilihat dari kinerja industrinya kinerja perbankan cukup solid untuk membukukan pertumbuhan double digit. Saham perbankan saat ini layak untuk masuk portofolio jangka panjang anda.

Saturday, August 4, 2018

Pelajaran Berharga Dari Apple yang Menembus Kapitalisasi US$ 1 Trilliun

Baru-baru ini kita menyaksikan bahwa saham Apple (NASDAQ:AAPL) mencapai rekor tertingginya di US$ 207/lembar dan membawa Apple menjadi perusahaan pertama di Amerika Serikat dengan nilai US$ 1 Triliun. Hal ini membuat rekor yang baru di Wall Street dan memberikan pelajaran kepada investor dan pebisnis bahwa perusahaan yang besar tidak harus dirintis dengan modal yang besar dan tidak ada pembatas untuk kapitalisasi pasar. Pasalnya Apple merupakan perusahaan yang kecil yang didirikan pada tahun 1976 oleh dua mahasiswa dropout yang maniak komputer yaitu Steve Jobs dan Steve Wozniak serta Ronald Wayne yang kemudian masuk namun keluar hanya dalam waktu yang singkat. 
Gerai Apple

Steve Jobs dan Steve Wozniak sangat menyukai komputer sehingga mereka rela untuk berusaha menciptakan komputer yang mampu untuk dikomersialisasikan. Sedangkan Ronald Wayne merupakan orang dewasa yang membantu mereka berdua dan berkontribusi membuat logo Apple yang pertama. Cerita dibalik kesuksesan Apple ini sangat menarik untuk dibahas karena memberikan banyak pelajaran kepada investor mengenai pentingnya investasi jangka panjang, tidak menganggap remeh suatu penemuan dan bagaimana seorang pemimpin yang memiliki visi hebat dapat mengubah semuanya. Berikut ini merupakan pelajaran berharga yang dapat mengilhami setiap investor ataupun wirausahawan:

1. Jangan Meremehkan Sesuatu
Apple dibuat di garasi rumah oleh dua anak muda dropout dari universitas dan menjadi salah satu perusahaan terbesar di dunia. Siapa yang menyangka dua anak muda ini akan membuat perusahaannya menjadi terbesar di dunia. Produk pertama yang dikeluarkan oleh Apple akan terlihat seperti produk jelek di era sekarang namun siapa yang menyangka itu adalah pintu pertama Apple untuk meraih kesuksesan. Komputer Apple yang pertama yang dinamai Apple I sangat terlihat jelek dan lucu namun investor yang meremehkannya akan kehilangan peluang yang besar contohnya adalah Ronald Wayne yang menjual 10% kepemilikannya di Apple pada awal-awal karena tidak yakin akan masa depan Apple. 
Apple 1
Desain Apple I yang Lucu
2. Pentingnya Berorientasi Jangka Panjang
Produk pertama Apple merupakan produk yang kurang bagus namun Steve Jobs dan Steve Wozniak tahu bahwa potensi Apple tidak hanya disitu. Oleh karena itu mereka tetap memegang saham Apple dalam jangka panjang. Berbeda dengan kedua anak muda ini Ronald Wayne yang merupakan salah satu Co Founder Apple menjual 10% kepemilikannya di Apple hanya dalam 2 minggu setelah menerimanya dengan harga US$ 800 yang kemudian dibeli oleh Steve Jobs dan Steve Wozniak dengan harga US$ 1500. Sekarang Apple dihargai US$ 1 Triliun yang artinya 10% kepemilikan akan membuat pemiliknya memiliki US$ 100 miliar. Seandainya Ronald Wayne tidak menjual kepemilikannya di awal-awal maka Ronald Wayne akan menjadi orang terkaya kedua di dunia saat ini. Namun tentu saja 10% itu di awal dan akan ada dilusi karena Apple mendatangkan investor baru dan IPO. Namun setidaknya Ronald Wayne akan menjadi Billionaire tidak menjadi seorang pensiunan mantan pekerja elektronik biasa. Lebih lucunya lagi Ronald Wayne di tahun 1990 juga menjual bukti kontrak kepemilikannya 10% di Apple dengan harga US$ 500. Di tahun 2011 kontrak itu dilelang dan terbeli dengan harga US$ 1,6 juta dan itu menjadi salah satu penyesalan Ronald Wayne pada Apple. Jangan seperti Ronald Wayne! Berorientasilah jangka panjang!

3. Pemimpin yang Memiliki Visi Mengubah Segalanya
Pemimpin Apple yang terkenal adalah Steve Jobs yang merupakan salah satu pendiri Apple. Sempat keluar dari Apple karena perbedaan visi dengan investor, Steve Jobs kembali ke Apple di tahun 1997 setelah Apple membeli NeXT yakni perusahaan ang dibuat Steve Jobs. Kembali menjadi CEO, Steve Jobs yang revolusioner membuat Apple menciptakan produk-produk inovatif seperti iPod, iTunes dan terakhir iPhone yang mengantarkan Apple menjadi salah satu perusahaan teknologi terbesar di dunia. Inilah mengapa setiap perusahaan yang berhasil memiliki pemimpin hebat dibaliknya dan investor yang berinvestasi di peusahaan yang memiliki pemimpin tangguh seperti ini akan mendapatkan keuntungan yang sangat besar.

Kesimpulan:
Apple memberikan pelajaran yang penting kepada investor dan wirausaha mengenai makna bisnis dalam jangka panjang dan menunjukkan bahwa perusahaan raksasa bisa dibuat dengan modal yang kecil di tangan orang yang kreatif. Menurut Investopedia, investor yang berinvestasi di saham Apple pada saat IPO dengan modal US$ 1000 di tahun 1980 akan mendapati modalnya meningkat menjadi US$ 521.740 yang artinya naik 521 kali, tidak termasuk dividen yang diterima dan diinvestasikan kembali. Inilah alasan mengapa pentingnya berinvestasi jangka panjang pada perusahaan yang bagus dan sukses.

5 Kategori Memilih Saham Dengan Manajemen yang Baik

Adanya kasus mengenai penyelewengan yang dilakukan oleh manajemen perusahaan membuat investor bertanya-tanya dan resah. Pasalnya manajemen yang tidak baik akan merusak kredibilitas perusahaan dan tentu harga saham dari perusahaan tersebut akan jatuh. Lalu banyak investor bertanya mengenai kriteria manajemen yang bagus dalam perusahaan yang sahamnya tercatat di bursa efek. Oleh karena itu di dalam artikel ini saya berusaha untuk memberikan kriteria manajemen perusahaan yang bagus untuk para investor agar investor tidak terjebak pada saham yang memiliki manajemen buruk dan membuat modal investor bisa ludes karena penurunan harga saham yang besar.
Analisa Management

Sejatinya dalam manajemen perusahaan itu yang bagus bersifat sebagai pembantu investor dalam mengelola perusahaan dan memiliki sikap shareholder oriented atau memberikan pelayanan yang bagus kepada investor atau pemilik perusahaannya. Mereka akan membuat keputusan yang memberikan hasil terbaik kepada investornya. Sedangkan manajemen yang buruk adalah yang berlawanan dengan hal itu yakni tidak mementingkan kepentingan investor dan bersikap untuk memperkaya dirinya sendiri. Dibawah ini merupakan kriteria dan poin penting dalam menentukan apakah sebuah perusahaan memiliki manajemen bagus untuk investor:

1. Manajemen yang Bagus Berusaha Memberikan Dividen
Dalam rapat umum pemegang saham (RUPS) akan ada agenda untuk memilih rencana membagikan dividen atau tidak. Perusahaan dengan manajemen yang bagus akan berusaha untuk memberikan imbal hasil yang nyata kepada investor yang mana dalam bentuk dividen. Dividen merupakan imbal hasil nyata dari laba operasional perusahaan dan emiten yang menyisihkan sebagian labanya untuk para pemegang saham secara kontinyu lebih berorientasi kepada investornya. Sedangkan perusahaan yang tidak membagikan dividennya kurang disukai oleh investor karena menandakan manajemen bersifat pelit. Tentu saja ada pengecualian dalam beberapa kasus dimana alasan manajemen untuk tidak membagikan dividen karena manajemen berusaha memutar kembali laba bersih untuk modal ekspansi dan menghasilkan laba bersih yang lebih besar untuk investor. Namun seringkali manajemen perusahaan gagal untuk mengeksekusinya dan melakukan kesalahan dengan berekspansi tanpa strategi yang bagus yang malah membuat kinerja perusahaan menurun. Namun hal yang pasti adalah perusahaan yang secara konsisten memberikan dividen memiliki manajemen yang memiliki sifat hormat kepada investornya.

2. Melakukan Buyback Ketika Saham Terlihat Murah
Ada masa dimana harga saham yang ada di pasar tidak mencerminkan fundamental perusahaan. Seringkali harga saham dihargai lebih rendah dibandingkan dengan kinerja perusahaan yang membuat investor atau pemegang saham jengkel. Manajemen yang bagus tidak akan membiarkan itu terjadi terus menerus dan akan melakukan buyback untuk mendongkrak harga saham. Selain investor mendapatkan manfaatnya, buyback yang bagus juga memberikan keuntungan fundamental kepada perusahaan itu sendiri. Namun seringkali manajemen melakukan kesalahan buyback yakni membeli sahamnya sendiri ketika saham tersebut terlihat mahal dan hal itu malah merugikan investor dan perusahaan.

3. Kinerja Laporan Keuangan yang Baik
Perusahaan dengan manajemen yang baik akan tercermin sendiri ke dalam laporan keuangannya. Jika perusahaan berkembang dengan sehat maka perusahaan tersebut memiliki manajemen yang baik. Perusahaan yang berkembang dengan sehat mencerminkan bahwa manajemen perusahaannya mengeksekusi strategi dengan sangat baik dan mampu memberikan nilai bertumbuh kepada pemiliknya yaitu investor itu sendiri. Tidak hanya pertumbuhan kinerja, efisiensi dan pengurangan hutang merupakan ciri manajemen yang memperhatikan kesehatan laporan keuangan.

4. Laporan Keuangan Tidak Telat
Seringkali kita menemui beberapa emiten yang tidak memberikan laporan keuangannya dengan tepat waktu. Hal itu juga termasuk pelanggaran dan bisa mendapatkan sanksi dari Bursa Efek. Namun kendati demikian masih banyak emiten yang melakukan hal tersebut. Bila ada perusahaan yang seperti itu investor patut mempertanyakan kredibilitas manajemen untuk memberikan informasi kepada investor. Seringkali laporan keuangan yang telat merupakan cara manajemen untuk menutupi keburukan perusahaan. Meskipun tidak seperti itu namun laporan keuangan yang telat menandakan manajemen tidak mementingkan kepentingan investor yang membutuhkan data secara up to date. Namun adapula perusahaan yang memberikan laporan keuangan telat karena adanya audit dan ini merupakan hal yang dapat ditoleransi selama manajemen memberikan kepastian tentang kapan laporan keuangan tersebut dapat terbit.

5. Tidak Melakukan Skandal
Penerapan GCG yang buruk akan berujung pada skandal yang melanggar norma hukum. Sering terjadi skandal yang dilakukan manajemen dan merusak fundamental perusahaannya. Skandal seperti penggelapan dana, penipuan, ketidakjujuran dan norma-norma lain yang melanggar GCG menandakan bahwa manajemen tersebut buruk. Manajemen yang baik adalah manajemen yang tidak melakukan skandal yang tidak hanya merusak kinerja perusahaan tapi juga reputasi perusahaan tersebut. Jika anda memiliki saham yang terkena skandal lebih baik anda mejual secepat-cepatnya sebelum terlambat karena hal itu dapat merusak kinerja perusahaan dalam jangka panjang.

Kesimpulan:
Manajemen yang buruk merupakan salah satu penyebab kerugian terbesar investor dan harus dihindari. Seringkali fundamental perusahaan yang solid akan hancur dengan adanya manajemen yang buruk. Oleh karena itu investor harus menganalisa kredibilitas dari manajemen perusahaan dan berinvestasi pada perusahaan yang bersikap baik terhadap investornya.

Stop Membeli Saham-Saham Jelek

Akhir-akhir ini terdengar banyak kisah pahit berbagai macam investor retail yang memiliki saham dan tidak dapat menjualnya karena tersangkut masalah. Selain itu sahamnya mengalami penurunan karena terdapat masalah yang ada pada perusahaan dibaliknya. Apakah anda ingin bernasib seperti itu karena membeli saham-saham yang buruk pengelolaannya dan kinerjanya? Secara logika memang seorang investor seharusnya menghindari saham-saham yang seperti ini namun apa daya seringkali logika dikalahkan oleh faktor psikologis yaitu salah satunya saham ini sudah jatuh banyak dan terlihat sangat murah. Padahal kenyataannya yang ada saham tersebut bukanlah murah melainkan murahan. 
Sampah

Saham jelek memang terlihat menggoda karena valuasinya yang terlihat murah dan harganya yang sudah turun dengan sangat banyak sekali. Investor berpikir bahwa membeli saham yang demikian merupakan sebuah investasi yakni value investing. Mereka berpikir bahwa harganya yang mulai stabil dan valuasinya yang murah membuat sahamnya aman dan tidak mungkin untuk jatuh lebih dalam lagi serta berpotensi untuk kembali diharganya yang tinggi di masa lalu. Namun kenyataannya membeli saham di perusahaan yang jelek terutama yang memiliki manajemen jelek tidaklah produktif kerugian yang besarlah yang akan dialami. Sejatinya saham mengikuti kinerja perusahaan dibaliknya. Apabila perusahaan tersebut membukukan kerugian dan memiliki nilai hutang yang tinggi maka perusahaan tersebut bisa berpotensi bangkrut dan hanya sedikit yang tersisa untuk para pemegang saham atau bahkan tidak sama sekali.
Data Usang Masa Lalu
Ya ya banyak investor yang menyayangkan kinerja emiten saat ini dengan berpatokan pada data masa lalu yang cemerlang. Mereka mengharapkan akan adanya perubahan dalam manajemen yang membuat keadaan perusahaan berubah menjadi lebih baik. Dear investor, that's wishing not investing. Memang jika kita melihat data masa lalu maka perusahaan tersebut terlihat bagus dan layak investasi. Namun kita harus melihat ke masa depan karena percuma masa lalu bagus jika masa depan suram. Kinerja saham akan bergerak pada data-data yang ada di masa depan dan mungkin sedikit berpatokan pada data masa lalu. Mungkin saat ini perusahaan membukukan keuntungan yang besar namun jika kedepannya perusahaan membukukan kerugian maka harga sahamnya bisa jatuh.

Emosi Mengalahkan Logika
Banyak yang sudah terlanjur membeli namun tidak mau menjual dengan kerugian karena sayang dengan sahamnya. Mereka berdoa agar saham tersebut kembali lagi pada masa kejayaannya, sekali lagi that's wishing, not investing. Investing itu adalah membeli saham yang berprospek bagus di masa depan dan dana yang terparkir pada perusahaan jelek sangat tidak produktif. Kerugian anda bisa terus bertambah seiring berita-berita buruk yang datang, alih-alih kembali untung yang ada malah buntung. Oleh karena itu sebagai investor anda tidak hanya berani membeli namun juga harus berani menjual meskipun dalam keadaan rugi dan move on. 

Kesimpulan:
Banyak investor yang salah menilai saham yang memiliki nilai dengan saham yang memiliki jebakan. Investor sebaiknya melakukan cut loss jika terlihat sesuatu yang buruk dalam suatu saham sebelum terlambat. Dengan melakukan cut loss dan beralih pada saham yang memiliki prospek cerah akan membuat modal anda naik kembali dan akhirnya membayar kerugian anda. 

Prinsip yang Salah Mengenai Kekayaan

Banyak orang mendefinisikan kekayaan sebagai materi yang dimiliki dan mengasosiasikan hal-hal mewah kedalam sebuah bentuk kekayaan. Alhasil banyak orang yang menganggap bahwa orang-orang yang memiliki atau memakai barang-barang mewah atau hidup dalam kemewahan adalah orang yang kaya padahal kenyataannya tidak demikian. Banyak orang-orang yang berusaha untuk terlihat kaya padahal hal tersebut sebenarnya bukanlah keadaan mereka yang sesungguhnya. Banyak orang yang terlihat kaya dari luar dengan gaya hidup tinggi namun ternyata semua itu adalah hasil dari berhutang. Jika anda belajar akuntansi atau anda menganalisa laporan keuangan maka sebenarnya kekayaan yang artinya modal mereka minus karena beban gaya hidup dan hutang melebihi dari kekayaan asli atau ekuitas yang mereka miliki. Orang yang seperti ini tidaklah berbeda dengan perusahaan yang ekuitasnya negatif akibat liabilitas tinggi, kendati pendapatan tinggi namun karena beban yang tinggi maka tidak ada keuntungannya dan hanya membukukan kerugian.
Bob Sadino Selalu Tampil Sederhana
Bob Sadino Selalu Tampil Sederhana
Melihat kekayaan sesungguhnya adalah kekayaan bersih atau dalam bahasa Inggrisnya disebut net worth yang berasal dari jumlah aset yang dimiliki dikurangi hutang yang dimiliki. Kekayaan bersih ini sama seperti ekuitas yang ada di perusahaan dan baru dapat dikatakan benar-benar kaya jika kekayaan bersih ini jumlahnya besar. Sebaliknya jika nilainya negatif berarti seseorang yang demikian tidaklah benar-benar kaya. Bisa saja seseorang memiliki rumah dengan harga Rp 5 miliar dan mobil Rp 500 juta namun total hutangnya hingga lunas untuk rumah mencapai Rp 15 miliar dan mobil Rp 1 miliar. Karena hutang yang tinggi orang tersebut tidaklah benar-benar kaya meskipun terlihat kaya diluarnya. Justru kekayaan tersebut tercatat negatif karena jumlah hutang melebihi aset yang dimiliki.

Orang yang Benar-Benar Kaya
Kebanyakan orang yang benar-benar kaya malah hidup dalam kesederhanaan. Bob sadino hanya mengenakan pakaian sederhana dalam sehari-hari begitupula Mark Zuckerberg yang terkenal hanya memakai kaos yang terlihat itu-itu saja walaupun kekayaannya miliaran USD. Warren Buffett tetap tinggal di rumah yang dibelinya tahun 1960-an dan Sam Walton pendiri Walmart terkenal sebagai miliyarder yang menggunakan mobil pickup yang notabene tidak cocok dengan statusnya. Mereka yang kaya raya justru tampil dengan sederhana sedangkan orang-orang kelas menengah yang menjadi mayoritas penduduk berusaha untuk terlihat kaya dengan gaya hidup tinggi dan barang-barang mewah padahal dengan hutang yang menggunung tentunya. Bagaimana? Apakah wawasan anda mengenai kekayaan sudah terbuka?

Kesimpulan:
Kekayaan secara sederhana diukur dari nilai bersih yang dimiliki seseorang namun orang-orang mengukurnya dari sinyal-sinyal palsu dari kekayaan. Jika anda ingin terlihat kaya maka caranya simple yaitu dengan mengambil hutang sebanyak-banyaknya dan membeli barang-barang mewah yang menunjukkan sinyal-sinyal kekayaan. Namun cepat atau lambat anda akan tertimpa masalah hutang yang berujung kehilangan barang-barang tersebut karena bangkrut. Sejatinya orang yang kaya ingin terlihat sederhana dan orang yang tidak kaya ingin terlihat kaya.

Friday, August 3, 2018

Rumus Simple Untuk Memupuk Kekayaan

Di dunia yang terus berkembang ini orang-orang selalu berusaha untuk menjadi sukses yang sekarang ini diartikan sebagai hidup mapan. Orang-orang pada umumnya bingung bagaimana cara agar mereka dapat hidup lebih baik di masa depan padahal sebenarnya cara untuk meraihnya adalah hal yang simpel. Rumus matematika untuk menaikkan kekayaan atau aset adalah sama seperti halnya perusahaan yaitu pendapatan dikurangi oleh pengeluaran lalu sisanya merupakan dana tersisa. Dana tersisa ini jika ditabung akan menambah kekayaan. Ya! Menabung adalah salah satu kunci untuk meningkatkan kekayaan. Namun itu merupakan cara yang kuno! Menabung sangat sulit untuk meningkatkan kekayaan anda dengan signifikan karena pertumbuhannya yang terbatas. Oleh karena itu ada rumus baru matematika yang digunakan orang-orang kaya dalam meningkatkan kekayaannya.

Kekayaan

Rumus Baru
Rumus baru matematika untuk meningkatkan kekayaan tidaklah jauh berbeda dengan menabung. Menabung itu baru setengah jalan yang sesungguhnya namun merupakan prinsip dasar yang harus dilakukan. Jadi sisa dana yang digunakan untuk menabung harus digunakan untuk kegiatan produktif yaitu dengan berinvestasi. Memarkir dana di bank tidak akan meningkatkan kekayaan dengan cepat sebaliknya dana tersebut akan berkurang karena dipotong biaya admin dan laju inflasi. Oleh karena itu anda membutuhkan kendaraan baru yang dinamakan investasi namun bukan investasi bodong. Banyak orang kaya mendapatkan kekayaannya berkat berinvestasi dan tidak ada yang dapat menyangkalnya. Mereka berinvestasi dengan membuat sebuah bisnis dalam bentuk perusahaan yang kemudian mereka akan mendapatkan kepemilikan/saham dan jika berkembang maka kekayaan mereka juga akan berkembang.

Pentingnya Investasi
Investasi merupakan dasar dari seluruh kekayaan karena para entrepreneur atau pengusaha sebenarnya juga adalah seorang investor yang menginvestasikan modal dan tenaga untuk mengembangkan usahanya. Oleh karena itu jika ada orang yang mengatakan bahwa investasi merupakan sebuah kegiatan yang berbahaya maka anda harus menelaah lebih jauh bahwa apakah itu benar atau tidak. Semua instrumen investasi memiliki risikonya masing-masing dan semakin besar risiko semakin besar imbal hasil yang berpotensi kita dapatkan. Semua kunci kesuksesan ada pada berinvestasi entah itu berinvestasi secara emosi, tenaga atau materi.

Banyak yang Salah Persepsi
Namun banyak orang yang masih belum melakukannya atau menyadarinya dan menganggap kekayaan didapatkan dari pendidikan tinggi serta jabatan yang tinggi. Justru banyak entrepreneur sukses yang tidak menyelesaikan pendidikannya namun memiliki kekayaan yang tinggi. Itu karena mereka menginvestasikan waktu, tenaga, pikiran hingga kekayaan mereka untuk masa depan yang lebih baik. Namun untuk kebanyakan orang menjadi entrepreneur bukanlah cara yang tepat untuk dilakukan karena tidak semua orang bisa menjadi entrepreneur. Namun itu bukan berarti bahwa jalan untuk menjadi kekayaan tertutup begitu saja karena ada jalan kedua yaitu menjadi seorang investor.

Cara Simpel Untuk Karyawan
Untuk seorang karyawan menjadi pengusaha adalah hal yang sulit namun tidak mustahil tetapi sulit dengan tidak melepaskan atau mengganggu pekerjaan. Namun ada hal lain yang bisa dilakukan yaitu dengan berinvestasi di pasar modal dengan menjadi investor dan memiliki sebuah bisnis tanpa harus ikut dalam mengelola bisnis itu sendiri. Hasil sisa gaji yang telah dikurangi dapat diinvestasikan dengan membeli saham perusahaan yang berkualitas namun bukan untuk trading melainkan untuk investasi jangka panjang dan berpikir seperti pemilik perusahaan meskipun yang anda beli hanya sedikit. Karena pada dasarnya saham memberikan imbal hasil yang bagus dalam jangka panjang dan bisa untuk meningkatkan aset.

Kesimpulan:
Itulah rumus simpel dalam meningkatkan kekayaan yaitu menabung dan menggunakan dana tabungan untuk investasi karena investasi pada dasarnya meningkatkan kekayaan dalam jangka panjang.

Thursday, August 2, 2018

Review Bulanan Juli 2018

Pada sepanjang bulan Juli IHSG bergerak turun dengan sangat signifikan. Pada tanggal 2 Juli IHSG dibuka dengan nilai 5828 dan ditutup pada tanggal 31 Juli sebesar 5936 naik sebesar -1,8%. Untuk nilai tukar rupiah terhadap US Dollar bergerak melemah dari 14.324 pada 1 Juli menjadi 14.420 pada 31 Juli. Harga minyak mentah WTI mengalami kenaikan di bulan April dari $73,94/bbl pada 2 Juli menjadi $68,76/bbl pada 31 Juli atau turun sebesar -7% dalam sebulan. Harga emas dunia bergerak fluktuatif dengan kecenderungan menurun dari $1.239/oz menjadi $1.223/oz sepanjang bulan Juli dengan kecenderungan downtrend.
Review

Berikut ini adalah hightlight berita emiten di Bursa Efek Indonesia pada bulan Juli 2018 terutama berita mengerikan mengenai Tiga Pilar Sejahtera (AISA):
1. Indorama Synthtics (INDR)
Emiten produsen polyster dan tekstil PT Indo-Rama Synthetics Tbk. (INDR) menaikkan kapasitas produksi sebesar 20% atau 55.000 ton per tahun sampai 2020. Direktur Utama Indo-Rama Synthetics Visnu Swaroop Baldwa menyampaikan, utilisasi pabrik perusahaan mencapai 100%, sehingga perlu menambah kapasitas produksi polyster. Pada 2020, diharapkan kapasitas produksi meningkat sekitar 20% atau 55.000 ton menuju 275.000 ton per tahun. 'Pengembangannya ada dua fase. Fase pertama diperkirakan selesai akhir tahun ini dengan penambahan kapasitas sekitar 15% dari 55.000 ton [8.250 ton]. Seluruhnya selesai 2020,' ujarnya, Jumat (29/6/2018). Menurut Baldwa, penambahan kapasitas produksi polyster sebesar 55.000 ton selama dua tahun membutuhkan biaya US$60 juta. Sumber pendanaan berasal dari kas internal.

2. Barito Pacific (BRPT)
Kinerja keuangan PT Barito Pacific Tbk (BRPT) sepanjang kuartal pertama tahun ini tidak begitu moncer. Meski mencatat kenaikan pendapatan, BRPT mengalami penurunan laba bersih yang signifikan. Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan melalui keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (2/7), BRPT memperoleh pendapatan bersih sebesar US$ 697,54 juta. Pendapatan bersih naik 9,76% dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya yaitu sebesar US$ 635,54 juta. Pendapatan BRPT naik disokong oleh bertambagnya pendapatan di sektor petrokimia sebesar 21,8%, sewa tanki dan dermaga naik 10,2%, serta pendapatan dari sewa propeti dan hotel yang melonjak 87%. Namun, pendapatan BRPT dari industri pengolahan kayu turun 51,1%, serta pendapatan dari ekspor petrokimia juga turun 14,5%. Sayang, kenaikan pendapatan tersebut juga diiringi dengan naiknya beban pokok pendapatan dan beban langsung, sebesar 21,3% yoy menjadi US$ 559,06 juta. Selain itu, beban keuangan BRPT juga naik berlipat ganda. Sepanjang kuartal-I 2018, beban keuangan BRPT tercatat senilai US$ 20,49 juta atau naik 93% dari tahun sebelumnya. Beban bunga dari utang bank dan obligasi berkontribusi paling besar pada kenaikan beban keuangan perusahaan ini. Beban bunga dari utang bank BRPT naik 55,2% yoy menjadi US$ 11,5 juta. Sementara, beban bunga dari obligasi BRPT meroket sebesar 470,1% yoy menjadi US$ 6,17 juta dari sebelumnya US$ 1,08 juta. Ditambah lagi, BRPT juga menderita kerugian kurs mata uang asing bersih yang cukup dalam yaitu sebesar US$ 3,93 juta. Padahal, periode yang sama tahun sebelumnya, perusahaan masih mendapat keuntungan dari mata uang asing bersih sebesar US$ 1,26 juta. Dengan demikian, laba periode berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk BRPT pun merosost 60,93% menjadi hanya US$ 19,13 juta. Pada periode yang sama tahun lalu, laba BRPT sebesar US$ 48,96 juta. Adapun, hingga akhir Maret 2018, liabilitas BRPT tercatat sebesar US$ 1,52 miliar, sedangkan jumlah ekuitas sebesar US$ 2,07 miliar. Jumalh aset BRPT per akhir kuartal pertama sebesar US$ 3,59 miliar.

3. Indonesia Kendaraan Terminal (IPCC)
PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) memperoleh kenaikan laba tahun berjalan di semester I-2018 sebesar 56%. Adapun kenaikan itu dari Rp 59,9 miliar di semester I-2017 menjadi Rp 94,8 miliar. Direktur Utama IPCC Chiefy Adi Kusmargono mengatakan targetnya perolehan laba perusahaan di 2018 diharapkan mencapai dua kali lipat. Adapun laba perusahaan di tahun lalu yakni Rp 130,1 miliar.

4. Pollux Properti (POLL)
PT Pollux Properties Indonesia Tbk (POLL) memiliki target ambisius di tahun 2018 ini. Perusahaan yang baru saja menginjakkan kaki di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (11/7) ini, berharap bisa mencatatkan kenaikan pendapatan empat kali lipat hingga akhir tahun ini, menjadi sebesar Rp 1,6 triliun. Tak cuma pendapatan saja, perusahaan tersebut juga berencana mencatatkan kenaikan laba hingga sebesar Rp 400 miliar. Target tersebut naik drastis ketimbang realisasi laba bersih perusahaan properti ini di sepanjang 2017 lalu, yang hanya Rp 100 miliar. Artinya, Pollux pun menargetkan laba melonjak empat kali lipat atau tumbuh sekitar 300%.

5. Kino Indonesia (KINO)
Produsen produk kesehatan dan perawatan personal, PT Kino Indonesia Tbk menargetkan kenaikan laba sebesar 35% di tahun ini. Demi mencapai target, emiten berkode KINO ini menyiapkan beberapa strategi. Chief Financial Officer KINO Budi Muljono mengatakan, pihaknya akan mengubah sistem distribusi dengan multi distributor. 'KINO menangani sendiri distributor pihak ketiga sehingga jalur komunikasi menjadi lebih eifisien,' ujar Budi. Sebelumnya, KINO memiliki anak usaha PT Duta Lestari Sentratama (DLS) yang khusus menangani distribusi produk-produk KINO. Dengan strategi baru ini, DLS bertugas memperluas jaringan dan penjualan lewat cabang-cabang yang sudah dimiliki. 'Sehingga, berkembang secara intensif dan ekstensif,' kata Budi. Selain mengubah strategi distribusi, KINO juga berencana membagi segmen personal care menjadi dua bagian. Budi menilai, dengan strategi tersebut masing-masing merek dalam segmen tersebut dapat berkembang lebih besar. Dengan rencana penjualan yang terus tumbuh, KINO berencana menambah kapasitas produksi. Meski begitu, Budi enggan merinci rencana penambahan kapasitas produksi di tahun ini. Yang pasti, saat ini kapasitas produksi KINO sebesar 293.000 kilo liter per tahun.

6. Tiga Pilar Sejahtera (AISA)
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA) memastikan tidak dapat memenuhi kewajiban pembayaran kupon obligasi dan sukuk ijarah I tahun 2013, yang jatuh tempo pada esok hari, Kamis (19/7). Menurut perseroan, kondisi kas dan setara kas tidak memadai untuk memenuhi kewajiban tersebut. Meski memastikan kondisi kas dan setara kas tidak memadai pembayaran kupon surat utang, dalam keterangan resminya Joko belum menginformasikan detil dana internal yang dimiliki. Bahkan, di lain pihak, sampai 18 Juli lalu manajemen TPS Food juga belum menyampaikan laporan keuangan kuartal I-2018.

7. Mitra Adiperkasa (MAPI)
PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) melalui anak usahanya PT MAP Boga Adiperkasa Tbk (MAPB) terus mengembangkan gerai kopi miliknya Starbucks. Ekspansi ini guna mendukung upaya pertumbuhan di segmen food & beverages (F&B) MAPI. Fetty Kwartati, Head of Corporate Communications MAPI sekaligus Direktur MAPB menyampaikan, tahun ini kinerja perusahaan ditargetkan tumbuh pada level 15%. Salah satu katalis pertumbuhan adalah segmen F&B yang salah satunya kontributor utamanya adalah Starbucks. �Semester I tahun 2018, Starbucks sudah buka 29 gerai (baru), lokasinya mix antara mal, office building, residence area, airport, train station dan rest area,� ujarnya kepada Kontan.co.id, Senin (23/7). Jumlah tersebut hampir setengah dari target tahun ini yang dipasang dilevek 60 gerai baru, dengan pertumbuhan gerai yang semakin besar harapannya kontribusi segmen F&B juga akan meningkat. Catatan Kontan.co.id, Starbucks menargetkan pertumbuhan penjualan meningkat di level 20% tahun ini. �Realisasi 29 gerai dari (target) 60 gerai tahun ini,� lanjutnya. Ekspansi gerai Starbucks masuk dalam rencana MAPI menambah gerai dengan luasan total mencapai 60.000 meter persegi (m�). Untuk itu, perusahaan mengalokasikan dana belanja modal tahun ini sebesar Rp 800 miliar.

8. Acset Indonusa (ACST)
PT Acset Indonusa Tbk. mengincar pekerjaan infrastruktur yang masuk ke dalam kategori proyek strategis nasional sejalan dengan strategi perseroan yang selektif dalam memilih kontrak.
Sekretaris Perusahaan Acset Indonusa Maria Cesilia Hapsari menjelaskan bahwa emiten berkode saham ACST itu membidik proyek dengan nilai yang cukup besar dan kompetensi rumit. Dari situ, perseroan bisa mendapatkan margin yang diincar. Dia mencontohkan untuk pekerjaan fondasi dengan tingkat ke dalaman di atas 90 meter. Untuk proyek gedung, ACST membidik proyek dengan tingkat kesulitan tinggi dan nilai besar yang juga memberikan nilai tambah bagi konsumen. �Untuk proyek infrastruktur, tender pemerintah yang kami incar adalah yang termasuk dalam proyek strategis nasional [PSN] karena proyek tersebut lebih diutamakan untuk dilaksanakan,� ujarnya kepada Bisnis.com, Selasa (24/7/2018). Dalam pengerjaan proyek infrastruktur, sambungnya, ACST akan menggandeng kontraktor Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Langkah tersebut ditempuh untuk melengkapi kompetensi yang dimiliki. Sebagai catatan, Acset Indonusa dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk. tengah berkolaborasi membidik tender proyek jalan tol dengan perkiraan nilai kontrak mencapai Rp4,7 Triliun. Beberapa tender yang tengah dikuti antara lain pekerjaan jalan tol Jakarta�Cikampek (Japek) dan tol Serpong�Balaraja.

9. Kobexindo Tractors (KOBX)
Emiten alat berat, PT Kobexindo Tractors Tbk. berhasil membukukan laba bersih senilai US$1,53 juta pada paruh pertama tahun ini, atau melonjak 90,24% year on year. Direktur Utama Kobexindo Tractors Humas Soputro mengungkapkan, lonjakan itu tak lepas dari tingginya permintaan dari alat berat, khususnya dari sektor pertambangan. Pada semester I/2018, Kobexindo berhasil membukukan pertumbuhan pendapatan sebesar 45,83% menjadi U$41,78 juta dibandingkan periode sama tahun lalu sebesar US$28,65 juta.

10. Tiga Pilar Sejahtera (AISA)
Rapat umum pemegang saham (RUPS) tahunan PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk. kian memanas, karena lebih dari 50% tidak menerima laporan keuangan 2017. Dalam agenda yang dilaporkan ke BEI, RUPS ini dimulai pada 14.00 WIB. Namun, antrian investor sangat panjang, sehingga dibutuhkan waktu sekitar satu jam 30 menit untuk proses registrasi. RUPS Tahunan emiten bersandi saham AISA pun dimulai sekitar pukul 15.30 WIB. Ratusan investor institusi dan ritel memenuhi auditorium Tiga Pilar. Bangku penuh. Beberapa investor pun memilih duduk di tangga, demi memperjuangkan hak suara. Dinginnya ruang auditorium, seketika berubah pengab, dipenuhi dengan teriakan-teriakan. Sesekali ada cacian, �Tak becus!� Investor ritel Tiga Pilar Sejahtera Food Hariyanto Bhakti mengatakan, investor yang hadir tidak percaya dalam pengelolaan keuangan. Dia mengatakan, sudah ada 60% investor yang tidak menyetujui laporan keuangan 2017 AISA.

3 Saham Dividen yang Bagus Dibeli Pada Bulan Agustus 2018

Awal bulan Agustus adalah hal yang bagus karena banyak emiten yang ada di Bursa Efek Indonesia sudah mengeluarkan laporan keuangannya dalam semester 1 atau istilahnya Q2 2018. Dengan munculnya laporan keuangan ini kita dapat membuat keputusan investasi yang baik karena fundamental emiten telah diketahui secara terbaru. Dengan adanya peningkatan kinerja maka emiten itu akan terlihat bagus dan begitupula sebaliknya. Emiten yang memberikan kinerja buruk akan terkena imbas penurunan dan pada semester ini Telkom Indonesia (TLKM) terkena imbasnya. Pendapatan yang tidak bertumbuh dan laba bersih yang menurun lebih dari 20% secara YoY membuat prospek TLKM menjadi kurang bagus. Investor yang masih memegang TLKM sebaiknya mulai mengurangi kepemilikannya karena di harga sekarang TLKM sudah dihargai cukup mahal.
Dividen

Alasan saya menyarankan saham dividen adalah karena saham dividen selalu memberikan pemasukan yang jelas dalam setiap tahun. Dividen adalah keuntungan yang nyata kepada investor sedangkan capital gain bersifat spekulasi dan tidak nyata sebelum investor menjualnya. Namun dividen yang bagus adalah yang berkualitas oleh karena itu artikel ini dibuat untuk memberikan rekomendasi mengenai saham dividen yang baik dan berkualitas. Langsung saja inilah 5 saham dividen yang bagus dibeli pada bulan Agustus 2018:

1. Sri Rejeki Isman (SRIL)
Saham SRIL tadinya sangat populer dikalangan trader dan investor beberapa tahun yang lalu namun di tahun ini SRIL jadi kurang populer. Pergerakan sahamnya yang cenderung sideways membuat SRIL menjadi kurang diminati. Namun hal itulah yang menjadi menariknya, kinerja yang bertumbuh namun dengan pergerakan saham yang sideways membuat sahamnya menjadi lebih murah dan menarik. Dalam laporan Q2 2018 SRIL membukukan kenaikan laba bersih sebesar 62% dan kenaikan penjualan sebesar 35%. Terlihat strategi akuisisi SRIL terhadap perusahaan tekstil lain terbukti berhasil mendongkrak kinerja SRIL. Dengan harga 350 saham SRIL hanya dihargai dengan PER 6,5 dan PBV 0,98 serta dividen yield sebesar 2,5% yang terlihat sangat murah. Apalagi jika kita memproyeksikan kinerja SRIL di 2018 yang meingkat minimal 30% maka SRIL hanya memiliki PER sebesar 4,5 alias sangat murah.

2. United Tractor
Bisnis pertambangan yang membaik serta pertumbuhan industri konstruksi mendongkrak kinerja UNTR. Pendapatan dan laba bersih UNTR naik masing-masing sebesar 32% dan 60%. Itu merupakan kinerja yang sangat cemerlang mengingat UNTR merupakan emiten dengan aset sebesar Rp 89 triliun. Harga sahamnya pun sudah mengalami peningkatan secara drastis yakni 29% dalam setahun terakhir ditengah pergerakan IHSG yang mengalami penurunan. Saat ini UNTR diperdagangkan dengan PER sebesar 17,5 dan PBV 2,5 serta dividen yield sebesar 2,5%. Kinerja UNTR diprediksi terus berlanjut dan akan mengantarkan valuasinya menjadi lebih murah.

3. BFI Finance (BFIN)
Gonjang-ganjing mengenai kasus dengan Aryaputra membuat saham BFIN mengalami penurunan sejak awal tahun yaitu -8%. Melihat kasus ini sebenarnya investor tidak perlu begitu khawatir karena pihak BFIN sudah menghandlenya dengan begitu baik. Pengacara BFIN merupakan pengacara kondang Hotman Paris yang tidak diragukan kemampuannya selain itu kasus perebutan saham ini sudah sangat lama namun diungkit kembali yang membuat kasus ini sangat sulit untuk dimenangkan untuk penuntut karena sudah basi. Berbicara mengenai kinerja BFIN mencetak pertumbuhan pendapatan sebesar 29% dan laba bersih sebesar 33,6%. Pertumbuhan ini sejalan dengan ekspektasi pertumbuhan setidaknya diatas 20%. Dari segi valuasi BFIN di harga 625 saham BFIN dihargai dengan PER 8,4 dan PBV 1,8 serta dividen yield sebesar 6,2% yang sangat cukup murah dan layak dikoleksi. Sebagai pemberitahuan sektor multifinance sedang mencatatkan kinerja yang bagus sejak tahun lalu hingga sekarang serta harganya yang murah membuat saham-saham multifinance layak investasi pada saat ini.

Kesimpulan:
Itulah ketiga saham dividen yang bagus dibeli di bulan Agustus 2018 karena kinerja serta valuasinya yang murah. Saat ini kinerja ketiga saham tersebut sedang meningkat sehingga tidak hanya dividennya yang bagus namun potensi capital gainnya pun bisa cukup lumayan.

Sunday, July 29, 2018

10 Kata Bijak Dalam Investasi Saham

Dalam investasi saham banyak yang dapat kita pelajari mulai dari teknik, analisa serta wawasan dan pengetahuan. Selain itu masih banyak yang harus kita pelajari dan pada artikel kali ini saya ingin menuangkan hal-hal tersebut dalam kata-kata bijak yang mungkin dapat menambah wawasan pembaca dalam berinvestasi saham. Kata-kata bijak ini saya tuangkan berdasarkan pengalaman dan ilmu yang saya gali sebagai investor saham.
Berikut ini merupakan kata-kata bijak yang dibuat oleh penulis dalam dari website www.canva.com:

1. Tentang Ekonomi

Korelasi ekonomi dan investasi

Artinya: Dalam sejarah ekonomi selalu bertumbuh meskipun diselingi oleh bebrapa krisis namun bila ditarik garis lurus maka ekonomi selalu bertumbuh. Produktivitas dan nilai perusahaan semakin meningkat yang membuat orang yang berinvestasi di saham mendapatkan keuntungan. Itulah mengapa orang yang kaya semakin menjadi kaya karena aset mereka ada di saham. Bagaimana agar kita ikut merasakan pertumbuhan ekonomi saat ini? Jawabannya adalah dengan berinvestasi dan menjadi investor saham.
2.  Tentang Hari Tua

Investasi untuk hari tua
Artinya: Percaya atau tidak di hari tua nanti orang yang berinvestasi akan merasa bersyukur karena telah berinvestasi. Sebaliknya banyak orang yang merasa menyesal di hari tua karena menyia-nyiakan waktu di masa mudanya untuk hal yang tidak bermanfaat dan tidak berinvestasi menyiapkan hari tua. 
 3. Tentang Pergerakan Harga Saham

Fluktuasi harga saham
Artinya: Mengetahui pergerakan harga saham dan alasan naik turunnya saham adalah sebuah mitos karena yang sebenarnya terjadi adalah harga saham bisa naik turun tanpa sebab. Oleh karena itu profesional dan seorang yang berpengalaman pun belum tentu dapat menebak pergerakan harga saham dalam jangka pendek. Kecuali anda yang menggerakkan pasar maka sulit bagi anda dalam menebak arah pasar dan hal itu hampir sama dengan berjudi. Namun kabar baiknya arah pasar lebih mudah untuk ditebak dalam jangka panjang.
4. Tentang Manajemen

Manajemen perusahaan dan saham
 Artinya: Manajemen menentukan saham tersebut layak investasi atau tidak karena kinerja perusahaan akan bergantung pada kemampuan manajemen dalam mengelola perusahaannya. Saham yang dikelola oleh manajemen yang baik akan tercermin pada kinerja harga sahamnya yang naik dalam jangka panjang.

5.  Tentang Karir Investasi

Karir investasi
Artinya: Investasi saham bisa anda jadikan karir atau side job anda dan kemungkinan besar akan menjadi sumber kekayaan anda di masa depan. Untuk mencapai hal tersebut anda harus berkomitmen untuk melakukannya seumur hidup anda karena semakin lama jangka waktu investasi maka hasilnya akan semakin besar. Contoh terkenal adalah Warren Buffett yang menghabiskan seluruh hidupnya untuk terus berinvestasi saham.
6.  Tentang Tugas Investor


Tugas investor
Artinya: Dalam berinvestasi tentu saja investor tidak bisa bersantai-santai dan ada tugas yang harus dikerjakan yaitu memonitor perkembangan berita yang berkaitan dengan perusahaan yang dimilikinya serta menganalisa laporan keuangan. Investor yang rajin melakukan hal ini akan meminimalisasi risiko dan cepat dalam menghadapi perubahan pasar sehingga mengurangi dampak kerugian.
7. Tentang Sejarah Saham

Sejarah imbal hasil saham
Artinya: Bila kita melihat dalam sejarah indeks maka IHSG selalu menunjukkan peningkatan dalam jangka panjang karena ditopang oleh pertumbuhan ekonomi yang berlanjut. Hal tersebut akan terulang kembali di masa depan dan IHSG akan mencapai nilai tertingginya lagi dan lagi. Sehingga berinvestasi di saham itu bisa dibilang pasti menguntungkan setidaknya dalam waktu 5 tahun dan lebih aman jika berinvestasi pada instrumen yang mengacu pada indeks misalnya reksadana.
8. Tentang Diversifikasi dan Manajemen Risiko

Diversifikasi dan manajemen risiko investasi saham
Artinya: Menaruh semua dana dalam sebuah saham adalah sebuah kesalahan. Taruhlah dalam beberapa saham dan cara ini disebut diversifikasi sebagai manajemen risiko. Hal itu karena tidak semua saham akan naik dan apabila analisa kita salah kerugian kita dapat diminimalisasi.

9. Tentang Saham yang Berprospek

Korelasi kinerja dan prospek saham
Artinya: Banyak yang ingin tahu mana saham yang berprospek dalam jangka panjang namun mereka tidak melakukan tugas mereka sebagai investor yaitu mengecek kinerja perusahaannya. Saham yang prospek kedepannya adalah yang kinerja perusahaannya bagus dalam membukukan peningkatan bisnisnya.
10. Tentang Kunci Utama Pergerakan Saham

Kunci Pergerakan Saham
 Artinya: Seperti yang dituliskan kunci utama dalam pergerakan saham adalah secara fundamental yaitu pertumbuhan bisnis dan valuasinya. Perusahaan dikatakan bernilai apabila memberikan imbal hasil pada pemiliknya yaitu dengan memberikan laba dan bila meningkat seiring berjalannya waktu maka itu akan lebih terlihat bernilai. Valuasi juga memegang peranan yang penting yaitu jika valuasi rendah maka saham tersebut akan terlihat murah dan terdiskon dari nilai intrinsiknya.
Demikianlah kata-kata bijak dalam investasi saham yang dibuat dengan Canva. Semoga kata-kata bijak ini dapat memberikan wawasan pada para pembaca dalam berinvestasi saham sehingga dapat lebih bijak juga dalam membuat keputusan.

NB: Semua gambar kata-kata bijak tersebut berasal dari Canva di kategori "Kutipan Kata-Kata Bijak". Jika anda ingin membuat kata-kata tersebut anda bisa melakukannya di www.canva.com atau bagi pengguna android dapat mendownloadnya di playstore.

Thursday, June 21, 2018

Saham Dividen yang Bagus Dibeli Pada Juni 2018

Saat ini kondisi pasar cenderung sangat fluktuatif dan tidak kondusif. Sejak awal tahun hingga 6 bulan ini pasar sudah mengalami penurunan yang cukup lumayan. IHSG sudah turun lebih dari -8,8% dan pelemahan Rupiah terhadap US Dollar menembus level Rp 14.000/USD. Pasar saat ini terlihat tidak kondusif ditambah dengan pertumbuhan ekonomi Q1 2018 yang hanya 5,06% saja dari target pemerintah yang sebesar 5,4% pada tahun ini sehingga menimbulkan banyak koreksi dari para analis. Namun kendati semua itu berinvestasi harus tetap berjalan seperti biasanya dengan terus mencari berbagai peluang ditengah berbagai kondisi perekonomian. Oleh karena itu setiap bulan lebih baik untuk berinvestasi secara rutin.
Dividen

Penurunan yang sangat tajam membuat banyak saham-saham menjadi terdiskon dan nilai dividen yieldnya menjadi lebih besar daripada sebelumnya. Membeli saham dividen merupakan strategi investasi yang bagus dalam jangka panjang karena selain keuntungan kapital gain investor juga mendapatkan dividen rutin setiap tahunnya. Tidak semua dividen memiliki kualitas yang sama sehingga saya selalu merekomendasikan saham-saham dividen yang berkualitas sehingga nilai dividennya pun bisa bertumbuh di masa depan mengikuti kinerja perusahaannya. Berikut ini merupakan saham-saham dividen yang dapat dilirik di bulan Juni:

1. Panca Budi Idaman (PBID)
PBIDPBID diletakkan di paling atas karena PBID berencana akan membagikan dividen yang tanggal cumnya pada 26 Juni ini yang artinya itu pemegang saham yang memiliki saham di tanggal itu hingga penutupan pasar berhak untuk mendapatkan dividennya. Nilai dividennya sebesar Rp 43/lembar yang mencerminkan dividen yield sebesar 3,9% pada harga 1100. Secara fundamental saham PBID sangat bagus. Pada Q1 2018 laba bersihnya meningkat 37% dan pendapatannya meningkat 20,67%. Di tahun lalu pun PBID mencetak pertumbuhan laba bersih sebesar 67% dan pendapatan sebesar 10%. Tahun ini perusahaan terus berekspansi untuk meningkatkan kapasitas produksi yang artinya bisa mendongkrak laba bersih dan pendapatan secara berkelanjutan. Secara valuasipun PBID terlihat murah dengan PER sebesar 9 dan PBV 1,4 diharga 1100. Secara grafik PBID sedang dalam posisi uptrend yang kuat.

2. Mitrabara Adiperdana (MBAP)
MBAP
Kenaikan harga batubara dalam beberapa tahun terakhir ini mendongkrak kinerja banyak perusahaan batubara. MBAP merupakan perusahaan pertambangan batubara yang memiliki kualitas premium dan secara konsisten memiliki kinerja yang meningkat. Laba MBAP di tahun lalu meningkat hingga 116% karena didorong peningkatan kapasitas produksi dan kenaikan harga batubara dan kinerja pertumbuhan tersebut masih terlihat berlanjut pada Q1 2018. Yang menarik dalam saham MBAP ini adalah nilai dividennya yang sangat besar. Tercatat MBAP memberikan dividen sebesar Rp 512/lembar yang mencerminkan nilai dividen yield sebesar 13,8% diharga 3700. Dividen yield yang besar bukan merupakan dividen itu bagus namun kita harus melihat apakah dividen yield tersebut bisa bertahan atau tidak. Laba bersihnya di tahun 2017 tercatat sebesar Rp 670/lembar dengan kurs Rp 14.000/USD. Itu artinya MBAP masih memberikan dividen dibawah laba bersihnya yang berarti hal tersebut masih wajar kendati terlalu royal dengan dividen payout ratio (DPR) sebesar 76%. Namun dividen yield yang besar tersebut karena valuasi saham MBAP yang murah dengan PER 5,5. Bila MBAP mampu membukukan kinerja yang berlanjut untuk meningkat di tahun 2018 maka dividen MBAP akan meningkat dan merupakan kabar baik untuk pemegang sahamnya.

3. Wika Gedung (WEGE)
WEGE
WEGE merupakan salah satu saham BUMN yang dianggap remeh oleh pasar. Saat ini WEGE ada di level 220 yang sangat jauh dari harga IPOnya di harga 290. Beruntunglah investor yang tidak membeli saham WEGE pada saat IPO karena harganya sudah jauh dibawah sekarang. Bila berbicara pergerakan harga saham WEGE maka tidak terlihat menarik namun dibalik pergerakan sahamnya WEGE memiliki fundamental yang kuat. Baru IPO WEGE telah mencatatkan kinerja yang baik dengan laba bersih yang meningkat 78,6% dan pendapatan meningkat sebesar 110,3% pada Q1 2018 melanjutkan pertumbuhannya yang pesat di tahun lalu. Kendati demikian saham WEGE hanya mondar-mandir dibawah harga IPO. Di harga 220 WEGE hanya dihargai dengan PER 7,1 dan PBV 1,1. Manajemen cukup konservatif dengan memproyeksikan pertumbuhan laba bersih sebesar 40% di tahun 2018 ini. Saat ini nilai kontrak sejalan dengan target dan kinerjanya yang diproyeksi bertumbuh pesat membuat saham WEGE sangat undervalue sekarang. Bila kita memberikan valuasi konservatif dengan PER 10 pada saham WEGE dengan proyeksi laba 2018 maka saham WEGE memiliki nilai wajar sebesar 440 atau dua kali dari harga sekarang. Baru IPO, WEGE sudah memberikan dividen yang nilai yieldnya sebesar 2,7% di harga 220. Nilai dividennya kemungkinan besar bertambah seiring pertumbuhan kinerja perusahaan di masa mendatang.

Kesimpulan:
Pasar saham yang fluktuatif dan tidak menentu bukanlah menjadi penghalang bagi investor untuk tetap berinvestasi. Kita harus tetap mencari peluang-peluang yang potensial di pasar saham. Dua saham teratas memiliki pergerakan yang naik-naik ke puncak gunung yang artinya bagus dan yang terakhir hanya mondar-mandir bukan berarti tidak bagus namun itu artinya pasar masih belum mengakui potensinya.

Wednesday, May 30, 2018

CARA MENGGAMBAR PEMANDANGAN GUNUNG MERAPI DENGAN OIL PASTELS

Edutafsi.com - Tutorial belajar menggambar pemandangan gunung merapi menggunakan cat oil pastels untuk pemula step by step dilengkapi dengan gambar dan video agar lebih mudah dipahami dan diikuti. Pada beberapa tutorial menggambar sebelumnya, edutafsi sebenarnya sudah sering menggambar pemandangan gunung. Tapi kali ini, gunung tidak hanya menjadi objek pelengkap gambar melainkan sebagai objek

Tuesday, May 29, 2018

CARA MENGGAMBAR PEMANDANGAN PINGGIRAN HUTAN UNTUK PEMULA

Edutafsi.com - Tutorial cara menggambar pemandangan berupa pinggiran hutan menggunakan cat crayon oil pastels untuk pemula step by step dilengkapi dengan gambar dan video agar lebih mudah diikuti dan dapat langsung dipraktekkan. Pada kesempatan kali ini, edutafsi masih akan membagikan tutorial menggambar pemandangan alam. Pemandangan yang akan digambar kali ini berupa pinggiran hutan yang

Monday, May 28, 2018

CARA MENGGAMBAR PEMANDANGAN PADANG RUMPUT UNTUK PEMULA

Edutafsi.com - Belajar menggambar pemandangan alam berupa padang rumput menggunakan cat oil pastels untuk pemula step by step. Tutorial ini dilengkapi dengan gambar dan video serta keterangan pertahapnya sehingga lebih mudah diikuti dan bisa langsung dipraktekkan. Pada kesempatan ini, edutafsi masih akan membagikan tutorial menggambar pemandangan. Tapi kali ini, pemandangan yang akan digambar

Thursday, May 24, 2018

CARA MENGGAMBAR RUMAH TAMPAK DEPAN DENGAN OIL PASTELS

Edutafsi.com - Tutorial menggambar rumah tampak depan menggunakan cat oil pastels untuk pemula step by step dilengkapi dengan gambar dan video agar lebih mudah dipahami dan ditiru. Pada kesempatan sebelumnya, edutafsi telah membagikan tutorial menggambar gedung sekolah tampak depan. Pada kesempatan ini, objek yang akan digambar juga berupa gedung atau bangunan tapi kali ini kita akan menggambar

Wednesday, May 23, 2018

CARA MENGGAMBAR PEMANDANGAN TAMAN BERMAIN UNTUK PEMULA

Edutafsi.com - Tutorial menggambar pemandangan berupa taman bermain menggunakan oil pastels untuk pemula step by step dilengkapi dengan gambar dan video sehingga lebih mudah untuk ditiru dan dapat langsung dipraktekkan. Seperti tutorial-tutorial sebelumnya, pada kesempatan kali ini edutafsi masih menggunakan cat oil pastels merek Pentel untuk mewarnai gambar. Selain oil pastels, juga digunakan

Tuesday, May 22, 2018

CARA MENGGAMBAR POHON BESAR DI TEPI DANAU DENGAN OIL PASTELS

Edutafsi.com - Tutorial menggambar pemandangan pohon besar di pinggir danau untuk pemula step by step dilengkapi dengan gambar dan video agar lebih mudah dipahami. Ini merupakan pemandangan danau ketiga yang edutafsi bagikan dalam tutorial menggambar. Sebelumnya sudah dibagikan cara menggambar pemandangan danau dengan tema yang mirip namun berbeda objeknya. Sesuai dengan judulnya, objek utama