Thursday, October 25, 2018
Wednesday, October 24, 2018
INVESTASI SAHAM
investasi
melihat jauh kedepan, memungut saham sehat terabaikan yang ditinggal pergi pemiliknya karena panik
sahabat investor, dapatkan broadcast tentang saham : rekomendasi, pembelajaran, info perkembangan pasar, dan inspirasi pemenang. free dari telegram sahampemenang
KISAH LIKU INVESTASI SMBR
kisah liku investasi smbr
20) jan13 smbr ipo 560.
valuasi ketinggian, kita tdk tertarik
21) nov13. stlh terdiskon 40%. smbr d 350. kita mulai bhs tentang potensi investasi d saham semen sekoci bumn ini
22) dengan target konservatif 500. agresif 1000.
saat smbr 350, smgr 12500.
ckp byk member yg info tdk ikut kloter I investasi smbr 350, krn smgr dr byk sisi lbh aman. kualitas semen, eksistensi perusahaan, aset, jaringan psr dll.
23) sy apresiasi pendapat2 tsb, dan kalo d ukur scra obyektif pendapat teman2 yg tdk ikut kloter I invest smbr itu betul
*nt ada cerita kloter II
24) sy bertahan pd prinsip rekom invest smbr. krn apa ?
1. membeli masadepannya
2. smgr sdh jd bintang, potensi sdh terbatas
3. dan yg terpenting, rekomen sy tdk py tujuan bengkok.
25) dan dr dulu sll d wanti2. investasi hy u/yg siap mental dan tdk bole pakai fulus hutangan dlm bentuk apapun.
26) jan14. smbr tepat capai 500
seperti biasa. sy infokan. target konservatif sdh tercapai. hy yg siap mental yg bole lanjut ke 1000.
kemudian goncangan pasar datang....
27) dan dr itu sy jd tahu, rekomen jgn terlalu idealis. byk yg tdk konsekuen dg keputusan yg sdh d ambil
28) sdh infokan yg tdk siap exit d 500.
ternyata byk yg tdk siap mental, tetapi tdk exit d 500.
dan jan 15. smbr kembali ke 350.
29) waduh, gaduh, galau, nyesal, sesak dll
krn smbr kembali ke modal awal dan gagal cuan.
pdhl ini kata2 ke'sia2an. tdk ada gunanya d ucapkan.
itu hy cermin pribadi yg tdk konsekuen dg keputusan yg sdh d ambil.
rekomen sdh jelas : hy yg siap mental yg blh lanjut ke 1000
30) seperti biasa saat sdh terbang, tdk d sarankan kejar.
saat kembali ke dasar 350, sy bilang ini peluang kloter II, atau kloter I yg blm exit u/tambah muatan.
persis seperti bksl modal 90 saat ini.
31) kegaduhan ke 2 berulang.
kalo kloter I lsg terbang dr 350 ke 500.
kloter II ternyata malah nyungsep
agustus 15. rugi 30%. smbr jatuh ke 250
32) saat itu, byk sekali investor2 kita mendadak jd tukang kompor. sangat ketakutan, gelap yg d liat mereka, tanpa sisa harapan.
yg terisa mungkin sekitar 50%. mereka ini investor sejati. trn trs beli. mereka inilah yg petik panen raya smbr sentuh 3500 ...dr mdl averg 300 exit rata2 d 3000. saat itu saran kawal ma60 atau ma100.
33) des 17. smbr pullback sentuh 2110. sy hy bilang ada peluang, krn sdh dekat supp kuat 2000.
tetapi hy konteks trading atau swing. bkn investasi lagi, krn potensi cuan sdh terbatas.
smbr dr 2000 ke 20000 (10X) itu mmg agak ga msk akal. tp dr 300 ke 3000 (10X) msh msk akal, dan itu terjadi
34) maret 18, smbr sentuh 4250
tapi sdh jrg d bhs karena momentum investasinya sdh lewatttttt
35) inti pembelajaran :
1. potensi besar ada d saham calon bintang bkn yg sdh jd bintang
2. sgl sesuatu yg menjd besar itu melalui proses, proses itu kadang menyesakkan
3. jujurlah pd diri sendiri, kalo blm siap jd investor. ya..jangan d paksakan.
dan belajar konsekuen atas keputusan yg sdh d ambil
*******
dicopas dari bbm sahampemenang untuk pembelajaran investasi
20) jan13 smbr ipo 560.
valuasi ketinggian, kita tdk tertarik
21) nov13. stlh terdiskon 40%. smbr d 350. kita mulai bhs tentang potensi investasi d saham semen sekoci bumn ini
22) dengan target konservatif 500. agresif 1000.
saat smbr 350, smgr 12500.
ckp byk member yg info tdk ikut kloter I investasi smbr 350, krn smgr dr byk sisi lbh aman. kualitas semen, eksistensi perusahaan, aset, jaringan psr dll.
23) sy apresiasi pendapat2 tsb, dan kalo d ukur scra obyektif pendapat teman2 yg tdk ikut kloter I invest smbr itu betul
*nt ada cerita kloter II
24) sy bertahan pd prinsip rekom invest smbr. krn apa ?
1. membeli masadepannya
2. smgr sdh jd bintang, potensi sdh terbatas
3. dan yg terpenting, rekomen sy tdk py tujuan bengkok.
25) dan dr dulu sll d wanti2. investasi hy u/yg siap mental dan tdk bole pakai fulus hutangan dlm bentuk apapun.
26) jan14. smbr tepat capai 500
seperti biasa. sy infokan. target konservatif sdh tercapai. hy yg siap mental yg bole lanjut ke 1000.
kemudian goncangan pasar datang....
27) dan dr itu sy jd tahu, rekomen jgn terlalu idealis. byk yg tdk konsekuen dg keputusan yg sdh d ambil
28) sdh infokan yg tdk siap exit d 500.
ternyata byk yg tdk siap mental, tetapi tdk exit d 500.
dan jan 15. smbr kembali ke 350.
29) waduh, gaduh, galau, nyesal, sesak dll
krn smbr kembali ke modal awal dan gagal cuan.
pdhl ini kata2 ke'sia2an. tdk ada gunanya d ucapkan.
itu hy cermin pribadi yg tdk konsekuen dg keputusan yg sdh d ambil.
rekomen sdh jelas : hy yg siap mental yg blh lanjut ke 1000
30) seperti biasa saat sdh terbang, tdk d sarankan kejar.
saat kembali ke dasar 350, sy bilang ini peluang kloter II, atau kloter I yg blm exit u/tambah muatan.
persis seperti bksl modal 90 saat ini.
31) kegaduhan ke 2 berulang.
kalo kloter I lsg terbang dr 350 ke 500.
kloter II ternyata malah nyungsep
agustus 15. rugi 30%. smbr jatuh ke 250
32) saat itu, byk sekali investor2 kita mendadak jd tukang kompor. sangat ketakutan, gelap yg d liat mereka, tanpa sisa harapan.
yg terisa mungkin sekitar 50%. mereka ini investor sejati. trn trs beli. mereka inilah yg petik panen raya smbr sentuh 3500 ...dr mdl averg 300 exit rata2 d 3000. saat itu saran kawal ma60 atau ma100.
33) des 17. smbr pullback sentuh 2110. sy hy bilang ada peluang, krn sdh dekat supp kuat 2000.
tetapi hy konteks trading atau swing. bkn investasi lagi, krn potensi cuan sdh terbatas.
smbr dr 2000 ke 20000 (10X) itu mmg agak ga msk akal. tp dr 300 ke 3000 (10X) msh msk akal, dan itu terjadi
34) maret 18, smbr sentuh 4250
tapi sdh jrg d bhs karena momentum investasinya sdh lewatttttt
35) inti pembelajaran :
1. potensi besar ada d saham calon bintang bkn yg sdh jd bintang
2. sgl sesuatu yg menjd besar itu melalui proses, proses itu kadang menyesakkan
3. jujurlah pd diri sendiri, kalo blm siap jd investor. ya..jangan d paksakan.
dan belajar konsekuen atas keputusan yg sdh d ambil
*******
dicopas dari bbm sahampemenang untuk pembelajaran investasi
JANGAN KEJAR SAHAM BINTANG
Saham bintang masa depan adalah saham yang menyimpan potensi besar yang saat ini diabaikan (diremehkan) karena sebagian besar investor berfokus pada data usang (masa lalu) dan terbelenggu oleh teori baku analisis, bukan pada potensi masa depannya. Pelipatgandaan profit akan kita dapatkan dari saham yang berpotensi menjadi bintang bukan yang sudah menjadi bintang.
sahabat investor, dapatkan broadcast tentang saham : rekomendasi, pembelajaran, info perkembangan pasar, dan inspirasi pemenang. free dari telegram sahampemenang
t.me/sahampemenang
t.me/sahampemenang
YOYO KOQ DIPIKIRIN
sahabat investor, dapatkan broadcast tentang saham : rekomendasi, pembelajaran, info perkembangan pasar, dan inspirasi pemenang. free dari telegram sahampemenang
Tuesday, October 23, 2018
JANGAN BENDUNG SUNGAIMU
selamat pagi,
jangan bendung sungaimu
mengalirlah lebih jauh lagi
be still like a mountain and flow like a great river
~ lao tzu
10 JURUS BIDIK SAHAM PEMENANG
Saham bintang masa depan adalah saham yang menyimpan potensi besar yang saat ini diabaikan (diremehkan) karena sebagian besar investor berfokus pada data usang (masa lalu) dan terbelenggu oleh teori baku analisis, bukan pada potensi masa depannya. Pelipatgandaan profit akan kita dapatkan dari saham yang berpotensi menjadi bintang bukan yang sudah menjadi bintang.
Tulisan lebih lengkap dapat teman2 baca di sini ..> https://okiardiastama.wordpress.com/2016/03/30/10-cara-menemukan-saham-pemenang/
PEMBAHASAN CONTOH SOAL TEKANAN DAN HUKUM PASCAL SMP
Edutafsi.com - Pembahasan contoh soal bidang studi fisika tentang Tekanan dan hukum Pascal untuk tingkat menengah pertama. Contoh soal ini meliputi beberapa subtopik yang paling sering dibahas dalam bab tekanan, yaitu pengertian tekanan, persamaan tekanan, satuan tekanan, bidang permuaan sentuh, tekanan maksimum, tekanan minimum, tekanan dalam bejana berhubungan, hukum dan prinsip Pascal,
Friday, October 19, 2018
JENIS-JENIS BENDA BERDASARKAN KEADAAN MUATANNYA
Edutafsi.com - Ketika melihat sebuah benda, pernahkah anda berfikir mengenai partikel yang menyusun benda tersebut? Sebuah benda pada dasarnya terdiri dari molekul-molekul benda, yaitu bagian kecil benda yang masih memiliki sifat yang sama dengan benda tersebut. Jika molekul suatu benda dibagi lagi, maka akan diperoleh suatu bagian terkecil dari benda yang sudah tidak dapat dibagi dengan reaksi
Thursday, October 18, 2018
JENIS-JENIS DANAU BERDASARKAN PROSES TERBENTUKNYA
Edutafsi.com - Sama halnya seperti sungai, danau juga merupakan salah satu sumber daya yang sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia. Masyarakat yang hidup dan bermukim di daerah sekitar danau umumnya memanfaatkan danau untuk berbagai keperluan mulai dari keperluan air bersih, transportasi, hingga rekreasi dan olahraga. Lalu, apa yang dimaksud dengan danau? dan bagaimana pengelompokkan danau?
Wednesday, October 17, 2018
JENIS-JENIS BATUAN BERDASARKAN ASAL USULNYA
Edutafsi.com - Batuan merupakan sebuah kata benda yang berbeda dengan batu. Secara umum, batu dan batuan seringkali dipandang sebagai satu benda yang sama. Namun sebenarnya, keduanya adalah dua hal yang berbeda. Sebagian besar batu merupakan campuran dari beberapa mineral yang tidak mempunyai ramuan pasti sehingga antara satu batu dengan batu lainnya mungkin saja berbeda unsur penyusunnya.
Tuesday, October 16, 2018
JENIS-JENIS DAN MANFAAT SUNGAI DI KEHIDUPAN SEHARI-HARI
Edutafsi.com - Bagian bumi yang berupa air dan zat-zat lain yang larut di dalamnya disebut hidrosfer. Berdasarkan letaknya, air di bumi dapat dibedakan menjadi air di permukaan dan air di bawah permukaan. Air yang berada di permukaan ada yang berada di daratan dan ada yang bukan daratan. Air permukaan yang merupakan bagian daratan misalnya sungai dan danau. Pada kesempatan ini, edutafsi akan
Monday, October 15, 2018
RUKUN, SYARAT DAN HUKUM JUAL BELI DALAM ISLAM
Edutafsi.com - Jual beli merupakan salah satu kegiatan sosial yang umum terjadi di masyarakat. Sejak zaman dahulu, aktivitas jual beli sudah menjadi salah satu cara bagi manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Pada dasarnya, jual beli merupakan hubungan yang menguntungkan bagi kedua belah pihak. Penjual mendapatkan uang atau barang yang setimpal dengan menjual suatu barang sementara pembeli
Friday, October 12, 2018
TIPS CEPAT MEMAHAMI PENJUMLAHAN BILANGAN BULAT NEGATIF
Edutafsi.com - Penjumlahan Bilangan Negatif. Operasi bilangan bulat negatif seringkali dianggap sulit oleh sebagian murid yang tidak memahami konsep bilangan negatif. Tidak jarang, seorang murid menghabiskan waktu cukup lama untuk berfikir ketika ditanyai penyelesaian dari suatu operasi bilangan bulat negatif. Adakalanya murid dapat menjawab dengan mudah penjumlahan bilangan positif yang rumit,
PENGERTIAN UNSUR-UNSUR POKOK DALAM FILM DAN ASPEK APRESIASI
Edutafsi.com - Selain drama, salah satu karya sastra yang umumnya menampilkan kisah kehidupan manusia atau mahkluk hidup lainnya adalah film. Film sendiri merupakan salah satu karya yang diproduksi dalam skala industri dan merupakan produk yang bernilai ekonomis tinggi. Industri film terus berkembang seiring dengan perkembangan teknologi. Film umumnya ditayangkan di bioskop atau televisi. Karena
Thursday, October 11, 2018
CIRI-CIRI SISTEM PEMERINTAHAN PRESIDENSIAL DAN PARLEMENTER
Edutafsi.com - Sistem pemerintahan di berbagai negara. Sebuah negara pada umumnya dijalankan oleh suatu pemerintahan yang mengatur berbagai aktivitas yang berlangsung di negara tersebut. Pemerintah memiliki kebijakan tertentu agar negaranya maju dan mampu bertahan mengahadapi berbagai masalah kenegaraan. Kebijakan yang diambil oleh pemerintah biasanya sejalan dengan sistem pemerintahan yang
Wednesday, October 10, 2018
PENGGOLONGAN ZAT ADIKTIF BERDASARKAN EFEK YANG DITIMBULKAN
Edutafsi.com - Seiring dengan perkembangan dunia medis dan teknologi penelitian, berbagai jenis obat-obatan yang berguna untuk tubuh pun berhasil ditemukan. Secara umum, penemuan obat tersebut biasanya ditujukan untuk membantu proses peyembuhan atau dibutuhkan dalam tindakan medis. Akan tetapi, sebagian obat-obatan tersebut kemudian disalahgunakan dan dikonsumsi secara berlebihan. Jenis
Tuesday, October 9, 2018
Berinvestasi di Saham Bluechip Tidaklah Potensial
Jika ada kata-kata yang sering diucapkan oleh para praktisi saham maka itu adalah seperti ini "Belilah saham bluechip maka aman dan menguntungkan dalam jangka panjang!". Ilmu tersebut adalah ilmu umum yang menjadi dasar bagi orang-orang untuk membeli saham berkapitalisasi besar karena dinilai sangat aman. Sebenarnya tidak ada yang salah dalam pernyataan ini karena pada dasarnya filosofi investasi dan toleransi risiko setiap orang berbeda-beda. Namun bila anda mengikuti cara ini maka anda akan melewatkan saham-saham yang lebih potensial.
Secara umum saham yang memiliki kapitalisasi besar adalah perusahaan yang sudah sangat besar baik dari aset maupun penjualan dan laba bersihnya. Blue chip merupakan perusahaan yang sangat besar dan dengan asumsi demikian maka blue chip memiliki asumsi bahwa perusahaan tersebut sudah berhasil dalam jangka panjang. Dengan asumsi seperti ini maka blue chip memberikan kelebihan bahwa perusahaannya mampu bertahan dalam jangka panjang sehingga membuatnya terlihat menarik dalam jangka panjang jika dilihat dari grafik. Investor yang konservatif memang sebaiknya membeli saham di perusahaan yang sudah terbukti mencetak kinerja bertumbuh dan sahamnya naik dalam jangka panjang namun untuk investor yang menginginkan kenaikan pesat maka blue chip bukanlah pilihan yang bagus.
Kinerja Lambat
Meskipun terlihat aman karena merupakan perusahaan yang besar namun berinvestasi di saham bluechip justru tidak menang dalam jangka panjang. Hal itu mungkin terdengar aneh namun itulah kenyataannya. Pelipatgandaan modal yang pesat tidaklah bisa pada saham bluechip, anda tidak bisa berpikir berinvestasi pada saham bluechip lalu mengharapkan tenbagger (saham yang naik 10 kali lipat) hanya dalam beberapa tahun. Hal itu karena saham bluechip sudah terlalu besar, asetnya yang sangat besar menjadikan sulitnya manajemen dalam mengelolanya dengan efektif, pendapatan dan laba bersihnya juga sudah sangat besar sehingga pertumbuhannya cenderung melambat di single digit (dibawah 10%). Hal itu merupakan hal yang natural atau alamiah dan dialami oleh setiap perusahaan yang sudah besar, perlu adanya terobosan baru yang signifikan untuk mendongkrak pendapatan dan laba bersih namun. Mungkin perusahaan besar akan meluncurkan produk baru namun karena kontribusinya yang masih kecil terhadap pendapatan dan laba bersih maka efeknya tidak signifikan.
Tetap Berisiko
Bila ada yang bilang berinvestasi di saham bluechip aman maka hal tersebut harus dipertanyakan karena berinvestasi di saham itu sendiri terdapat risiko. Kita tidak boleh bersantai ria karena perusahaannya merupakan perusahaan bagus dan besar sehingga berpikir too big to fail. Pemikiran tersebut merupakan suatu kesalahan karena bisnis selalu berkembang. Perusahaan yang memimpin industrinya sekarang bisa menjadi bangkrut karena adanya perkembangan teknologi ataupun manajemen yang salah. Kita sebagai investor sebaiknya tetap mengikuti perkembangan dari perusahaan yang sahamnya kita pegang karena bluechip juga bisa menjadi smallchip karena penurunan kinerja dan kondisi keuangan. Faktanya dulu BUMI juga bluechip dan masuk LQ45!
Oleh karena itu jika ingin sukses dalam berinvestasi jangka panjang maka kita sebagai investor harus bisa untuk menemukan perusahaan kecil atau small cap yang berpotensi untuk menjadi blue chip di masa depan. Di saham-saham tersebutlah modal anda akan dapat berlipat ganda dengan pesat hanya dalam waktu beberapa tahun saja dan itu jauh lebih baik daripada membeli saham bluechip yang sulit naik ratusan persen dalam jangka waktu beberapa tahun.
Kesimpulan:
Berinvestasi di saham bluechip cukup populer karena cukup aman dan memberikan imbal hasil yang bagus dalam jangka panjang. Namun untuk seorang investor yang agresif dan menginginkan imbal hasil yang besar maka pemikiran tersebut adalah hal yang salah. Karena dengan membeli saham bluechip kemungkinan anda mendapatkan puluhan persen namun dengan membeli saham kapitalisasi kecil kemungkinan anda mendapatkan ratusan persen jika dapat menganalisanya dengan baik.
Saya membuka jasa konsultasi investasi saham, rekomendasi saham yang potensial dan market update dengan biaya yang murah dan memiliki track record yang baik. Baca selengkapnya
PENGERTIAN PROSES SOSIAL DAN SYARAT TERJADINYA INTERAKSI SOSIAL
Edutafsi.com - Proses Sosial. Selain sebagai makhluk individu yang memiliki kepentingan untuk diri sendiri, manusia juga merupakan makhluk sosial yang tidak dapat hidup tanpa orang lain. Sebagai makhluk sosial, manusia membutuhkan peran atau bantuan orang lain di sekitarnya untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari. Adanya ketergantungan manusia terhadap manusia lain inilah yang menjadi salah satu
Monday, October 8, 2018
CARA MUDAH MEMBEDAKAN HOMOFON, HOMOGRAF, DAN HOMONIM
Edutafsi.com - Dalam bahasa Indonesia, seringkali kita menemukan kata-kata yang memiliki kesamaan dalam hal tulisan atau bunyi namun memiliki makna yang berbeda. Sebagian besar kata tersebut bahkan dapat diletakkan dalam sebuah kalimat yang sama sehingga makna dari kata-kata tersebut bergantung pada konteks kalimatnya. Homofon, homograf, dan homonim merupakan tiga istilah yang menyatakan hubungan
Saturday, October 6, 2018
Berinvestasilah di Saham Seperti Berinvestasi di Properti
Banyak orang menganggap bahwa investasi saham hanyalah mitos, money game atau perjudian sehingga banyak yang menganggap bahwa investasi saham sangat berisiko, uang anda akan hilang dalam sekejap. Hal ini memang benar adanya jika anda tidak mempelajarinya terlebih dahulu dan berpikir jangka pendek. Faktanya adalah kebanyakan orang yang bertransaksi saham bermental seperti penjudi dan berspekulasi. Mereka membeli saham yang kemungkinan naik berdasarkan pergerakan harga dan menjual rugi ketika harganya turun, tentu saja jika terus-terusan seperti itu modal anda akan cepat habis. Itu karena sistemnya sudah salah di awal, membeli berdasarkan pergerakan harga. They think they can outsmart the market, in fact the stock market will always outsmart them.
Lain halnya di saham kebanyakan orang lebih pintar ketika berinvestasi di properti. Banyak orang yang menceritakan bagaimana mereka mendapatkan keuntungan yang besar dari berinvestasi properti lalu orang lain mengikutinya dan juga mendapatkan keuntungan. Lain halnya di saham ada orang yang berinvestasi di saham dan mendapatkan keuntungan lalu bercerita ke temannya yang ikut terjun membeli saham namun merugi. Semua itu karena sistem yang digunakan dalam investasi, jika menggunakan sistem investasi yang benar maka seorang investor akan mendapatkan keuntungan baik di saham maupun di properti. Fakta di lapangan bahwa investor akan lebih berpegang teguh pada sistem investasi di properti. Oleh karena itu di artikel ini akan dibahas bagaimana sistem investasi properti bisa diterapkan di saham:
1. Ketika Membeli Properti Orang-Orang Mengecek Keadaannya Sedangkan di Saham Tidak
Sebelum membeli rumah orang-orang pasti melakukan riset yang mendalam sebelum membelinya untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Melihat rumahnya secara langsung lalu masuk kedalamnya dan mngecek apakah ada kerusakan di dalamnya atau biasa disebut inspeksi rumah. Atau membeli rumah yang belum jadi di developer yang bonafid dan terbukti telah berhasil mengembangkan properti. Tak ayal orang-orang bisa untung berinvestasi di properti sedangkan di saham tidak. Orang-orang tidak mempedulikan perusahaan yang ada dibalik kode sahamnya. Membaca laporan keuangan merupakan ujian terberat untuk investor namun itulah yang memang seharusnya dilakukan tapi orang-orang tidak ingin atau malas melakukannya. Tidak heran jika banyak orang yang frustrasi dengan kerugian sementara di saham karena mereka tidak tahu apa yang mereka beli.
2. Orang-Orang Mau Berinvestasi Jangka Panjang di Properti Sedangkan di Saham Tidak
Bila disuruh untuk berinvestasi di suatu saham dalam jangka waktu panjang yaitu tahunan maka akan banyak yang tidak mau namun jika mereka berinvestasi properti maka mereka akan mau menunggu bertahun-tahun untuk menunggu orang yang menawar lebih tinggi. Hal ini tidak mengherankan karena aset properti terlihat real atau asli, mereka dapat menggunakannya untuk tempat tinggal. Sedangkan di saham hanya kode dan harga yang terpampang di portfolio sehingga mereka menganggap bahwa saham hanyalah sebuah permainan saja. Perlu diingat bahwa saham adalah bukti kepemilikan perusahaan dan jika mau bisa dicetak dalam lembar kertas yaitu Warkat Saham yang bentuknya seperti sertifikat. Jadi ini bukanlah bisnis yang main-main karena ada perusahaan nyata dibaliknya.
3. Melihat Prospek dan Membandingkan Harga Properti Dengan Nilainya Sangat Diperimbangkan
Sudah menjadi rahasia umum bahwa membeli properti harus dikaitkan dengan prospek kedepannya yaitu lokasi dimana properti itu berada dan keadaannya kedepan. Jika dibangun fasilitas umum di sekitar properti tersebut maka harganya akan naik karena prospeknya bagus dekat dengan fasilitas umum dan menjadi bernilai. Lalu mereka membandingkan harga properti dan dapat menarik kesimpulan mana properti yang murah dan mana yang terlihat kemahalan bukan dari harganya namun dari nilai dan prospeknya. Orang yang mampu melakukan hal tersebut di properti akan menjadi seorang yang gagal paham di investasi saham. Banyak yang berpikir bahwa pergerakan harga saham itu tidak ada kaitannya dengan perusahaan dibaliknya sehingga banyak yang berdagang saham di saham-saham yang tidak jelas hanya karena pergerakan sahamnya. Mereka tidak bisa membedakan mana harga dan mana nilai yang ada di suatu saham. Tindakan seperti inilah yang menyebabkan kerugian di pasar saham.
4. Investor Properti Senang Menerima Pembayaran Sewa Tiap Tahun, Tapi di Saham Dividen Dianggap Receh
Betapa bahagianya seorang investor properti yang mendapatkan penyewa untuk properti yang dimilikinya karena itu artinya akan ada pemasukan untuk dirinya. Namun di saham dividen dianggap hanyalah recehan kecil dibandingkan dengan capital gain yang di dapat. Orang yang berinvestasi properti dengan santai memegang propertinya dalam waktu tahunan dan menerima pendapatan sewanya setiap tahun. Tapi di saham orang-orang tidak sabar untuk menerima dividen yang dinilai terlalu kecil dibandingkan modalnya. Jelas kecil, modalnya saja juga kecil coba kalau modalnya setara dengan berinvestasi properti maka hasilnya juga akan terasa. Faktanya adalah pendapatan sewa pertahun itu berkisar antara 3%-10% dari harga propertinya tidaklah jauh berbeda dengan saham, banyak yang memberikan dividen yield dengan rentang tersebut malah ada yang lebih. Bedanya adalah anda tidak perlu capek-capek mengurus rumah karena di saham dividen itu bersih langsung masuk ke portfolio tanpa anda harus melakukan sesuatu sekalipun.
5. Orang-orang Tidak Menjual Ketika Ditawar Rendah, Sedangkan di Saham Cut Loss Sudah Biasa
Tidak ada yang mau menjual propertinya dalam keadaan rugi yaitu dibawah harga pembeliannya. Kalaupun ditawar rendah, orang akan menahan menjualnya di tahun itu dan berharap mendapatkan tawaran yang lebih baik di masa depan. Namun entah mengapa orang-orang merasa bersyukur untuk cut loss di saham dan banyak yang sering melakukan hal yang demikian. Cut loss di properti terlihat sangatlah bodoh namun di saham terlihat sangatlah bijak? Peraturan dasar seorang pedagang adalah beli murah dan jual di harga yang lebih tinggi atau mahal yang secara umum diterapkan di investasi properti namun orang-orang tidak menerapkannya di saham. Disini faktor emosi sangat mempengaruhi dan dalam investasi pengendalian emosi sangatlah penting.
Kesimpulan:
Itu adalah prinsip-prinsip dasar bagaimana orang-orang bisa sukses berinvestasi properti. Prinsip-prinsip tersebut seharusnya diterapkan di saham karena pada dasarnya kedua instrumen tersebut sama. Namun orang-orang lebih memegang prinsip tersebut ketika berinvestasi di properti mungkin karena wujudnya yang nyata dan tidak menerapkannya dalam investasi saham. Oleh karena itu tidak mengherankan bahwa banyak yang rugi bahkan bangkrut karena berinvestasi saham. Jadilah investor yang bijak!
Wednesday, October 3, 2018
3 Saham Dividen yang Bagus Dibeli Pada Bulan Oktober 2018
Sejak awal tahun hingga Oktober 2018 ini pasar saham Indonesia masih fluktuatif dan IHSG masih sulit untuk bangkit dari level tertingginya di awal tahun. Namun itu bukan berarti bahwa ini bukanlah waktu yang tepat untuk berinvestasi, justru ini adalah waktu yang tepat dalam berinvestasi karena banyak saham yang terdiskon dan terlihat justru menarik. Mungkin banyak yang mengalami loss di tahun ini namun selama anda menahan saham anda tidak menjual sahamnya kerugian anda hanyalah fatamorgana.
Bulan Oktober ini merupakan peluang untuk mengoleksi saham murah namun berkualitas yang memberikan dividen. Pasar saham yang turun telah membuat saham-saham yang tadinya normal menjadi murah. Bulan ini juga agak tricky karena lapkeu Q3 2018 belum pada keluar sehingga kita hanya berpatokan pada lapkeu Q2 2018. Namun itu tidak masalah selama saham yang kita beli murah dan memiliki track record bertumbuh maka itu sudah cukup untuk membelinya. Berikut ini adalah saham dividen yang bagus dibeli di bulan ini:
1. Bank Negara Indonesia (BBNI)
Saham BBNI sudah jatuh hingga -30% dari sejak awal tahun karena IHSG yang juga jatuh dan menyeret saham perbankan. Namun fundamental BBNI masih tetap kuat dan bertumbuh di Q2 2018. Pada Q2 2018 laba bersih BBNI tumbuh +16% ditopang pertumbuhan pendapatan bunga sebesar +13%. Di harga 7000 saham BBNI sangatlah murah dan dihargai dengan valuasi PER 9,5 dan PBV 1,3 serta memberikan dividen yield sebesar 3,6%. Tentu saja sahamnya akan berfluktuasi karena kekhawatiran investor terhadap pelemahan rupiah dan suku bunga namun di harga ini saham BBNI meupakan harga yang murah dan cocok untuk investasi jangka menengah hingga panjang.
2. Bukit Asam (PTBA)
Harga minyak yang melanjutkan penguatan membuat harga batubara juga ikut mendidih. Hal inilah yang membuat harga saham emiten batubara naik pesat dalam beberapa tahun terakhir. Bagi anda yang ingin memanfaatkan tren ini dapat bernvestasi di saham PTBA. Kinerja PTBA lumayan bagus laba bersih meningkat +50% dan pendapatan +17,37% pada Q2 2018 dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu. Di harga 4700 mungkin PTBA terlihat sudah tinggi namun dalam valuasi PTBA dihargai dengan PER 12 dan PBV 4,1. Selain itu di harga 4700 PTBA memberikan dividen yield sebesar 6,8%.3. Adi Sarana Armada (ASSA)
Tren taksi online menekan ASSA namun sebenarnya segmennya berbeda karena taksi online lebih ke perjalanan pendek dan penyewaan kendaraan lebih ke perjalanan jauh dan dalam jangka waktu yang lebih lama. Saham ASSA cukup stabil dan cenderung menguat dalam beberapa tahun terakhir karena ditopang perbaikan kinerjanya. Kinerjanya cukup bagus dengan kenaikan pendapatan sebesar 9% dan laba bersih sebesar +61%. Di harga 266 ASSA dihargai dengan PER 8,8 dan PBV 0,9 serta memberikan dividen yield sebesar 4,5%
Saya membuka jasa konsultasi investasi saham yang murah dan memiliki track record yang baik. Baca selengkapnya
Thursday, September 27, 2018
Menjadi Trader Tidak Tenang Sedangkan Menjadi Investor Hidup Tenang
Dilihat dari sisi psikologis menjadi trader memang terasa menantang. Setiap hari seorang trader akan memantau pergerakan harga saham dan mencari peluang yang ada baik saham yang sedang turun ataupun yang sedang naik. Pergerakan pasar yang fluktuatif atau volatilitas pasar menjadi kesempatan seorang trader untuk mendapatkan kesempatan mendulang cuan. Terkadang analisanya benar dan mendapatkan cuan namun terkadang pula realita tidak seindah ekspektasi sehingga pasar bergerak dari yang diharapkan dan seorang trader akan menderita kerugian. Sedangkan investor tetap tenang dalam menghadapi volatilitas pasar karena yang investor lihat adalah nilai intrinsiknya. Dalam artikel ini akan dibahas perbedaan beban mental yang dihadapi seorang trader dan seorang investor dalam menghadapi volatilitas pasar:
1. Beban Mental yang Tinggi Untuk Seorang Trader
Trader harus bergerak cepat dalam mengeksekusi ordernya dan menentukan titik masuk dan titik keluar pada setiap trading plannya. Seringkali seorang trader tidak bisa membeli suatu saham pada harga yang diharapkan dan hal tersebut menyebabkan trading plannya gagal dan membuat trader frustrasi. Belum lagi realita yang ada di lapangan berbeda dengan yang diharapkan yaitu misalnya saja membeli di support kuat namun harga tetap turun dan menyebabkan cut loss. Seringkali melakukan cut loss akan membawa beban mental yang tinggi untuk mendapatkan profit besar pada trade selanjutnya dan faktor emosi sangat tinggi dalam mempengaruhi seorang trader. Apalagi untuk seorang swing trader yang memiliki target harian hingga mingguan akan membuat swing trader menjadi terus fokus pada saham tradingnya setiap hari dan memikirkannya secara terus menerus. Hal ini akan mengganggu aktivitas karena terus-terusan ingin memonitor tradingnya. Menatap monitor trading secara terus menerus tidaklah produktif dan pikiran seorang trader akan tidak tenang karena harus memantau tradingnya dan ini membuat hati tidak tenang. Akibatnya orang tersebut akan tidak produktif dan tidak fokus dalam bekerja di dunia nyata. Seorang yang masih bergantung pada pekerjaan utamanya tidak dianjurkan untuk melakukan trading karena akan mengganggu performa kinerjanya di dunia nyata. Seorang yang bergantung pada trading untuk menghidupi kehidupannya juga sebaiknya tidak melakukannya karena risiko trading sangatlah tinggi, bear market ataupun crash akan membuat tradingnya kacau balau. Sangat tidak dianjurkan untuk trading for living, tapi dividen for living yang terbaik. Hal itu karena dividen lebih mudah diprediksi sehingga aman untuk kebutuhan kehidupan.
2. Investor Tetap Tenang
Berbeda dari seorang trader volatilitas pasar tidak membuat pikiran seorang investor menjadi pusing. Sama halnya dengan seorang trader volatilitas pasar merupakan sebuah peluang namun investor tidak fokus pada volatilitas pasar secara terus-menerus. Hal itu karena yang dicari dari seorang investor adalah nilai intrinsiknya dan nilai intrinsik ini jarang berubah dalam jangka pendek dan kemungkinan besar meningkat dalam jangka panjang. Ketika suatu saham yang dimiliki seorang investor turun dan fundamental tetap bagus maka ia tidak akan panik dan justru melihatnya sebagai peluang untuk menambah kembali sedangkan seorang trader kemungkinan besar akan melakukan cut loss ketika harganya turun besar. Seorang investor akan tetap tenang dan menjalankan kehidupan sehari-harinya dengan biasa seperti halnya tidak berinvestasi. Tentu saja mereka dianjurkan untuk tetap membaca dan melihat perkembangan perusahaan yang diinvestasikannya tapi pemberitaan dan laporan keuangan tidaklah muncul setiap hari. Seorang investor saham paham bahwa investasi hanyalah sebuah pekerjaan sambilan dengan bonus dividen yang mereka rasakan setiap tahunnya. Oleh karena itu mereka tetap fokus dalam mengejar karir sembari menunggu investasinya membuahkan hasil dengan metode beli dan tahan. Yang dikejar seorang investor saham hanyalah mengalahkan pasar, jika pasar (IHSG) naik 10% dan portfolionya naik 20% itu sudah sangat bagus dan jika pasar turun -10% sedangkan portfolionya hanya turun -5% itu juga sangat bagus karena kebanyakan reksadana saham tidak mampu melakukannya.
Kesimpulan:
Trading memang menegangkan dan memberikan tantangan hal itulah yang membuat kebanyakan orang untuk mencoba trading saham. Kebanyakan orang berpikir bahwa trading saham sangat mudah dilakukan namun pada kenyataannya sangat sulit untuk diterapkan. Beban emosi yang dirasakan seorang trader jauh lebih besar dengan yang dirasakan investor. Beban mental ini akan membuat seorang trader menjadi tidak produktif di dunia nyata.
Saya membuka jasa konsultasi investasi saham yang murah dan memiliki track record yang baik. Baca selengkapnya
Tuesday, September 25, 2018
Lo Kheng Hong Akhirnya Cuan di Saham Petrosea (PTRO)
Investor saham Indonesia pasti sudah mengenal tokoh investasi legendaris di BEI yaitu Lo Kheng Hong. Jejaknya dalam berinvestasi sangat dikagumi dan banyak ditiru oleh para investor lainnya. Tapi jejak investasinya di saham PTRO menimbulkan banyak kontroversial karena harga sahamnya turun pasca dibeli oleh Lo Kheng Hong. Dalam sebuah artikel diceritakan bahwa Lo Kheng Hong mulai masuk di saham PTRO pada tahun 2013 yang saat itu harganya cukup turn besar dari tahun 2012. Perlu diingat bahwa Lo Kheng Hong adalah seorang yang kontrarian jadi dia membeli saham-saham yang dihiraukan pasar.
Nama Lo Kheng Hong mulai nampak di saham PTRO pada tahun 2013 saat itu harga saham PTRO masih di 1500-an. Lalu di tahun 2014 harganya turun ke 1400-an dan dilanjutkan penurunan yang besar di tahun 2015 hingga saham PTRO menyentuh harga terendah di 280. Di tahun 2014 hingga 2015 banyak orang mulai ragu akan analisa Lo Kheng Hong yang mengira bahwa analisa Lo Kheng Hong salah besar. Sebenarnya komentar orang-orang tidaklah salah karena sejak tahun 2013 fundamental PTRO menurun hingga perusahaan merugi di tahun 2015 dan 2016. Hal itu karena harga minyak turun besar pada tahun 2014 yang menyebabkan kinerja sektor energi terpuruk.
Menambah Kepemilikan
Rugi besar karena membeli sebelum harga saham turun tidak lantas membuat Lo Kheng Hong malah menambah kepemilikan (average down) di tahun 2014-2016 yang mana perusahaan masih merugi. Lo Kheng Hong benar-benar seorang kontrarian sejati karena ketika harga turun besar ia justru menambah kepemilikannya. Kepemilikannya yang tadinya 7,9% di saham PTRO tahun 2013 saat ini di tahun 2018 menjadi 12,1%. Setiap tahun Lo Kheng Hong menambah kepemilikannya di saham PTRO, mungkin ini adalah salah satu saham favoritnya.
Fundamental Berbalik
Merugi di tahun 2015-2016 karena harga minyak dan batu bara turun tidak lantas membuat Lo Kheng Hong takut dan dia menambah dengan membeli saham PTRO kembali. Setelah tahun 2015 harga minyak mulai terangkat dan PTRO akhirnya membukukan keuntungan kembali di tahun 2017 hingga saat ini. Alhasil saham PTRO menguat dari 300 di awal tahun 2016 menjadi 2000 di tahun 2018. Keliatannya Lo Kheng Hong sudah meraih keuntungan dari investasinya jika dilihat dari harga yang dibeli dan harga sekarang. Selain itu juga ada faktor dividen yang menentukan, PTRO sangat royal dalam membagikan dividen.
Hal yang dapat dipelajari:
Lo Kheng Hong termasuk investor yang sangat sabar dalam berinvestasi terbukti dari caranya berinvestasi di saham PTRO ini. Bayangkan saja dia membeli di tahun 2013 merugi 5 tahun hingga tahun 2018 baru mendapatkan keuntungan yang mana tidak banyak orang yang sanggup melakukannya. Namun hal ini juga memberikan pelajaran bahwa berinvestasi di saham komoditas sangat berisiko karena pergerakan harga komoditasnya yang naik turun dan jika timing anda tidak tepat anda akan menjadi seperti Lo Kheng Hong yang berhadapan dengan floating loss dalam beberapa tahun sebelum akhirnya kembali ke awal lagi.
Kesimpulan:
Lo Kheng Hong mengajarkan arti dari sebuah kesabaran dan ketidaktakutan dalam berinvestasi saham. Dia memerlukan waktu 5 tahun untuk mendapatkan keuntungan besar di saham PTRO yang mana hingga saat ini dia masih memegangnya.
Saya membuka jasa konsultasi investasi saham yang murah dan memiliki track record yang baik. Baca selengkapnya
Saya membuka jasa konsultasi investasi saham yang murah dan memiliki track record yang baik. Baca selengkapnya
Monday, September 24, 2018
3 Prinsip Penting yang Dipegang Warren Buffett
Dalam industri investasi saham nama Warren Buffett sudah sangat terkenal, maklum Warren Buffett merupakan investor legendaris dalam seabad terakhir. Warren Buffett selalu memegang teguh prinsipnya dalam berinvestasi dan hal itulah yang mengantarnya sukses dalam berinvestasi saham. Meskipun adanya godaan imbal hasil investasi lain yang menarik, Warren Buffett tidak tergoda karena beliau selalu memegang teguh prinsipnya dalam berinvestasi. Dalam artikel ini akan dibahas mengenai tiga prinsip penting yang dianut dan dipegang teguh oleh Warren Buffett:
1. Beli Apa yang Anda Tahu
Pernahkah anda membeli saham tapi tidak tahu apa atau kenapa anda membelinya? Jika alasan anda hanyalah merasa bahwa saham itu akan naik maka itu bukanlah alasan yang logis untuk membeli suatu saham. Kebanyakan orang membeli saham namun dia tidak tahu apa yang dibelinya sehingga ketika saham tersebut turun maka mereka akan merasa sangat ketakutan karena tidak tahu apa yang dibelinya. Padahal dibalik suatu saham terdapat suatu perusahaan namun kebanyakan investor maupun trader bahkan tidak tahu dasar bisnis dari perusahaan tersebut! Menurut Lo Kheng Hong hal ini sama saja dengan "membeli kucing dalam karung". Warren Buffett jelas mengetahui dan menganalisa perusahaan yang ia beli atau investasikan. Dia membeli saham Coca Cola (siapa yang tidak tahu Coca Cola?) karena produknya dibutuhkan terus sepanjang masa, nilai investasi Warren Buffett sudah naik puluhan kali semenjak ia membeli sahamnya di tahun 1988. Ia juga membeli saham Wells Fargo yang merupakan salah satu saham bank terbesar di Amerika Serikat, dia juga membeli saham Washington Post yakni sebuah media koran dan nilai investasinya naik berkali-kali lipat dalam jangka panjang. Pada saat bubble dot com ditahun 1990-2000 Warren Buffett tidak berinvestasi pada saham-saham dot com dan banyak orang menertawakannya karena saham dot com naik banyak dalam jangka pendek. Namun kemudian bubble dot com meletus di tahun 2000 dan saham dot com berguguran, Warren Buffett yang tidak membelinya selamat dari malapetaka tersebut.
Saat ini dia tidak berinvestasi di Bitcoin karena ia tidak mengerti sistemnya dan mengatakan bahwa Bitcoin adalah sebuah penipuan, terbukti saat ini Bitcoin meletus.
Hal penting yang bisa dipelajari:
Belilah saham yang anda tahu perusahaannya, produknya yang dihasilkan, konsep bisnisnya seperti apa, operasionalnya apakah menguntungkan atau merugikan. Hal-hal sederhana itu seringkali dilupakan oleh kebanyakan investor sehingga ketika harga sahamnya turun dalam jangka panjang mereka menyalahkan investasi saham padahal mereka sendiri tidak tahu apa yang mereka beli.
2. Bukan Membeli Saham Tapi Membeli Bisnis
Banyak orang merasa bahwa saham hanyalah sebuah tiket keberuntungan untuk mendapatkan keuntungan namun konsep tersebut adalah salah besar. Saham bukanlah sebuah tiket lotre dimana yang beruntung akan mendapatkan keuntungan besar. Yang benar adalah saham merupakan sebuah kepemilikan perusahaan dimana orang yang berinvestasi pada perusahaan yang sukses akan mendapatkan keuntungan yang besar. Warren Buffett dalam membeli saham selalu berpikir bahwa ia membeli perusahaan bukanlah saham jadi yang ia beli adalah perusahaan berkualitas bukannya saham yang naik tinggi. Hal itu karena beliau tahu bahwa jika perusahaan berkembang dan sukses maka harga sahamnya juga akan mengikuti. Konsep bisnis ini seringkali dihiraukan dalam berinvestasi padahal hal inilah yang menentukan hidup dan matinya suatu saham dalam perusahaan.
Hal penting yang bisa dipelajari:
Berpikirlah seperti pemilik perusahaan! Berpikirlah mengenai prospek bisnis perusahaan yang anda investasikan di masa depan, kinerjanya di masa sekarang dan operasionalnya. Apakah anda mau membeli perusahaan yang merugi? Apakah anda mau menjual perusahaan yang menghasilkan keuntungan besar dan jumlahnya lebih besar di masa mendatang? Jika jawabannya iya maka anda belum berpikir sebagai pebisnis karena seorang pebisnis handal tidak melakukan hal tersebut karena mereka menghindari perusahaan yang merugi dan memegang terus perusahaan yang menguntungkan. Oleh karena itu lebih baik mempelajari lika-liku bisnis daripada mempelajari lika-liku saham.
3. Margin of Safety
Mungkin ada yang belum mengerti margin of safety yang sebenarnya adalah batasan keamanan membeli saham dilihat dari nilai intrinsiknya. Jadi seorang investor yang membeli saham dengan menganut margin of safety akan membeli saham yang harganya dibawah nilai intrinsiknya. Nilai intrinsik ini berbeda-beda karena tergantung prospek perusahaan kedepannya ada yang wajar dihargai murah karena prospek suram dan ada juga yang wajar dihargai mahal karena prospek cerah. Namun yang pasti Warren Buffett menyukai saham yang dihargai murah karena hal tersebut seperti diskon. Dia tidak menyukai saham-saham yang dihargai sangat mahal oleh karena itu dia tidak berinvestasi pada saham teknologi yang notabene memiliki valuasi mahal. Di saat bubble dot com pecah di tahun 2000 saham-saham teknologi dihargai dengan sangat tidak wajar, PER saham teknologi bisa mencapai ratusan dengan kinerja tumbuh hanya double digit. Akhirnya banyak saham teknologi yang bergerak sideways hingga tahun 2010 (10 tahun yang sangat berharga untuk investasi terbuang sia-sia). Karena prinsip margin of safety inilah Warren Buffett jadi terhindar dari saham-saham yang mahal dan berisiko tinggi.
Hal penting yang bisa dipelajari:
Margin of safety sangatlah penting! Anda tentunya tidak ingin asal membeli suatu perusahaan yang memiliki prospek cerah di harga yang tidak wajar. Sebuah perusahaan bisa dikatakan memiliki prospek cerah namun itu bukan berarti investor bisa membelinya di harga berapapun karena perlu waktu untuk merealisasikan prospek tersebut. Sebaliknya membeli saham berprospek cerah dengan harga yang murahlah yang berpotensi untuk mendapatkan keuntungan besar.
Kesimpulan:
Ketiga prinsip dasar tersebut adalah prinsip yang selalu dipegang erat oleh Warren Buffett sepanjang waktu. Prinsip dasar itulah yang membuatnya menjadi investor terbaik dalam satu abad terakhir dan tetap berada pada puncak tanpa kejatuhan.
Saya membuka jasa konsultasi investasi saham yang murah dan memiliki track record yang baik. Baca selengkapnya
Saya membuka jasa konsultasi investasi saham yang murah dan memiliki track record yang baik. Baca selengkapnya
Batavia Prosperindo Trans (BPTR) Fast Grower?
Belum lama ini Bursa Efek Indonesia kedatangan emiten baru yang baru IPO pada Juli 2018 yaitu Batavia Prosperindo Trans (BPTR). Pasti banyak yang belum mengenal perusahaan ini, maklum BPTR baru didirikan pada Desember 2014 sehingga perusahaan ini masih menyandang status perusahaan baru. Perusahaan ini bergerak pada penyewaan kendaraan dan logistik. Memang industri penyewaan kendaraan bukanlah industri baru dan sudah ada pemain lama dalam penyewaan kendaraan seperti Adi Sarana Armada (ASSA), ANJ Rent, Indo Rent dll. mereka adalah pioneer dalam industri penyewaan kendaraan. Kendati demikian ada hal yang membuat BPTR sangat menarik, yaitu pertumbuhannya. Berikut ini adalah analisa yang membuat BPTR menarik untuk investasi:
1. Pertumbuhan yang Sangat Pesat
Kendati baru berdiri di akhir tahun 2014 namun BPTR merupakan perusahaan yang bertumbuh dengan sangat pesat. Berdasarkan prospektusnya BPTR di tahun 2015 memiliki pendapatan Rp 6,2 milyar, di tahun 2016 pendapatannya tumbuh menjadi Rp 27,9 milyar dan Rp 60,6 miliar di tahun 2017. Dari tahun 2015 hingga 2017 pendapatan BPTR tumbuh 10 kali! Kalau dilihat dari bottom line BPTR membukukan kerugian Rp 2 miliar di tahun 2015 lalu membukukan laba Rp 182 juta di tahun 2016 dan bertumbuh menjadi Rp 3,3 miliar di tahun 2017. Di Q2 2018 inipun BPTR masih bertumbuh dengan kenaikan pendapatan sebesar +130% dan laba bersih +323%. Pertumbuhan yang pesat pada tahun-tahun sebelumnya karena skala BPTR masih kecil dan adanya suntikan modal tambahan. Namun sepertinya BPTR memang memiliki kinerja bertumbuh yang sangat bagus, ini berarti model bisnis BPTR berhasil di pasar penyewaan mobil.
2. Kepemilikan Insider Besar
Tidak salah jika insider tidak memiliki kepemilikan besar pada suatu perusahaan yang dikelolanya namun jika anda menemukan saham yang banyak dimiliki insider itu merupakan pertanda yang bagus karena hal itu berarti mereka juga berada di posisi yang sama dengan investor sehingga memberikan yang terbaik untuk investor juga menguntungkan mereka. Di BPTR ini banyak insider yang memiliki sahamnya mulai dari komisaris utama, direktur independen dan direktur utama memiliki sahamnya dalam jumlah yang cukup besar. Direktur Utama BPTR yaitu Paulus Handigdo memiliki 30.530.000 lembar saham BPTR.
3. Valuasi Murah
Jika melihat BPTR di harga 100 maka valuasinya cukup murah atau sangat undervalue. Book Value BPTR ada di kisaran 100 yang berarti jika anda membeli di harga 100 maka PBVnya adalah 1. Dilihat dari laba tahun 2017 maka BPTR memiliki PER 50 namun di Q2 2018 BPTR sudah membukukan laba bersih sebesar Rp 10,5 miliar jika asumsi laba bersih tahun 2018 mencapai Rp 20 miliar maka saham BPTR dihargai dengan PER 7,5 yang artinya sangat murah melihat dari kinerjanya yang pesat bertumbuh.
4. Prospek Cukup Bagus
Kedepannya industri penyewaan mobil sangat dibutuhkan mengingat kebutuhan masyarakat Indonesia yang tinggi akan transportasi keluarga dan meningkatnya penduduk kelas menengah. Selain itu tumbuhnya e-commerce membuat kebutuhan akan logistik sangat dibutuhkan dan berkembang. Oleh karena itu prospek penyewaan mobil cukup cerah kendati adanya transportasi online karena penyewaan mobil bisa dibutuhkan tidak hanya sekali jalan, jangka waktunya lebih lama sehingga segmennya jelas berbeda dengan transportasi online.
Kesimpulan:
BPTR merupakan saham yang baru IPO beberapa bulan yang lalu. Namun dengan melihat kinerja masa lalunya maka kita dapat menyimpulkan bahwa BPTR berkembang pesat dan layak untuk investasi karena valuasinya juga yang murah.
Saya membuka jasa konsultasi investasi saham yang murah dan memiliki track record yang baik. Baca selengkapnya
Saya membuka jasa konsultasi investasi saham yang murah dan memiliki track record yang baik. Baca selengkapnya
Monday, September 17, 2018
Peluang Besar Pasar Saham di Tahun 2018
Dari awal tahun hingga mencapai kuartal III saat ini pasar saham Indonesia mengalami penurunan yang cukup dalam. Sejak awal tahun hingga artikel ini ditulis IHSG sudah turun sebesar -8,96% dan belum ada tanda untuk melanjutkan uptrend. Kendati tahun ini pasar saham lesu, sebagai value investor justru hal inilah yang merupakan peluang besar di pasar saham karena banyak saham bagus yang sedang didiskon oleh pasar. Dikala banyak trader yang cut loss dan wait and see, seorang investor sejati akan mencari peluang dan menambah posisinya di saat pasar yang turun seperti ini. Tahun 2018 merupakan peluang di pasar saham dan berikut ini adalah analisanya:
1. Ekonomi Masih Bertumbuh dan Malah Akselerasi
Sepertinya pergerakan IHSG tidak sejalan dengan pertumbuhan ekonomi hal itu karena dikala ekonomi Indonesia mengalami percepatan IHSG malah terkoreksi. Di tahun 2018 ini ekonomi Indonesia pertumbuhan ekonomi yang tadinya stabil di angka 5,1% terdongkrak menjadi 5,2% pada semester I 2018. Proyeksi pertumbuhan ekonomi 2019 ada di angka 5,2-5,3% itu berarti ekonomi masih akan bertumbuh di tahun depan dan penurunan harga saham ini hanya bersifat sementara saja.
2. Fundamental Perekonomian Kuat
Banyak yang khawatir bahwa US Dollar menembus Rp 15.000/lembar dan IHSG pun anjlok -4% ketika rupiah melemah ke level tersebut. Media banyak memberitakan hal negatif sehingga investor panik dan menjual saham-sahamnya tidak peduli saham itu bagus atau tidak sehingga penurunan tajam pun tidak terhindarkan. Banyak orang juga mengaitkan pelemahan rupiah pada krisis moneter yang terjadi di tahun 1998. Memang pelemahan rupiah memberikan dampak buruk terhadap perekonomian kita yang masih banyak impor namun hal ini jauh berbeda dengan 1998. Di tahun 1998 rupiah melemah dari Rp 2.500 ke Rp 13.000 sedangkan saat ini di 2018 rupiah melemah dari Rp 13.500 ke 15.000 tentu hal itu jauh berbeda. Rasio hutang terhadap PDB pun masih terjaga dibawah 40%, cadangan devisa masih melimpah, inflasi terjaga di 4%, pertumbuhan ekonomi stabil di 5% hal itu jauh berbeda dengan 1998 yang memiliki karakteristik cadangan devisa kecil, hyperinflasi dan pertumbuhan ekonomi yang negatif. Saat ini fundamental ekonomi Indonesia kuat walaupun ketidakpastian global seringkali menghantui.
3. Emiten Membukukan Kenaikan Bisnis Pada Semester I 2018
Dalam sebuah berita dibahas bahwa dalam semester I 2018 ini emiten-emiten yang ada di Bursa Efek Indonesia masih membukukan kenaikan sebesar 20%. Pendapatan pun naik 8,6% dan aset bertumbuh sebesar 3,3% kendati demikian pasar saham malah turun karena sentimen global seperti perang dagang US dan Cina, krisis negara-negara berkembang seperti Venezuella, Turki, Argentina serta pelemahan rupiah terhadap US dollar. Investor saham sebenarnya tidak perlu memperdulikan sentimen dari luar seperti ini yang perlu difokuskan adalah mencari perusahaan bagus dengan analisa mikro dan bukan makro hal itu karena yang terpenting adalah kinerja perusahaan yang kita investasikan dan bukan kinerja makro ekonomi dunia. Buktinya di tengah berbagai ketidakpastian emiten masih dapat membukukan kenaikan laba bersih dan pergerakan harga saham tidak sesuai dengan fundamental yang ada sehingga ini adalah peluang.
4. Dalam Sejarah 10 Tahun Terakhir IHSG Hanya Mencatatkan Penurunan 3 Dari 10 Tahun
Terkecuali krisis di tahun 2008, dalam 10 tahun terakhir IHSG hanya turun pada tahun 2013, 2015 dan 2018 dengan penurunan 7-20% dalam setahun. Lalu selanjutnya naik kembali di tahun berikutnya setelah koreksi. Hal itu kemungkinan besar terjadi di tahun 2019 dan penurunan di tahun 2018 ini merupakan peluang kepada para value investor untuk berinvestasi pada saham-saham yang murah.
Kesimpulan:
Fluktuasi pasar yang tinggi dan ketidakpastian yang tinggi membuat banyak pelaku pasar khawatir di tahun 2018 ini. Kendati demikian penurunan harga saham saat ini bertolak belakang terhadap fakta-fakta fundamental yang ada sehingga menjadikan tahun 2018 ini sebagai peluang dalam berinvestasi saham untuk tahun-tahun berikutnya.
Saya membuka jasa konsultasi investasi saham yang murah dan memiliki track record yang baik. Baca selengkapnya
Saya membuka jasa konsultasi investasi saham yang murah dan memiliki track record yang baik. Baca selengkapnya
Monday, September 3, 2018
3 Saham Dividen yang Bagus Dibeli Pada Bulan September 2018
Di bulan Agustus IHSG bergerak dengan sangat fluktuatif karena adanya faktor-faktor negatif dari eksternal yang mempengaruhi sentimen investor. Krisis-krisis mulai bermunculan dimulai oleh Turki yang nilai mata uangnya Lira sudah jatuh besar terhadap US Dollar. Baru-baru ini terdengar krisis baru di Argentina dengan penyebab yang sama yaitu pelemahan mata uang terhadap US Dollar. Sedangkan mata uang Rupiah sudah melemah cukup besar hingga Rp 14.700/USD. Oleh karena itu pasar saham di Indonesia ikut bergejolak. Namun sebagai investor kita harus tetap tenang dan menemukan peluang karena hal itulah yang akan memberikan keuntungan dalam jangka panjang.
IHSG yang berfluktuatif dan cenderung turun membuat banyak saham yang turun dan memberikan peluang kepada investor yang ingin membelinya. Ada yang bilang bahwa pasar sangat tidak kondusif di tahun ini dan ini merupakan waktu yang tidak tepat dalam berinvestasi. Namun saya selalu menegaskan bahwa investor harus terus berinvestasi karena dalam jangka panjang nilai investasinya akan meningkat walau pasar tidak kondusif. Setiap bulan saya selalu memberikan rekomendasi saham dividen karena saham dividen layak ditabung untuk memberikan pendapatan pasif dalam jangka panjang. Berikut ini adalah rekomendasi 3 saham dividen yang bagus untuk dibeli pada bulan ini:1. Wahana Ottomitra Multiartha (WOMF)
Dalam beberapa hari terakhir Wahana Ottomitra Multiartha (WOMF) baru melaporkan kinerja Q2 2018. Laporan keuangan ini mengalami keterlambatan karena laporan keuangannya dilakukan audit yang biasanya pada perusahaan lain tidak dilakukan audit karena hanya merupakan laporan keuangan kuartal. Pada laporan keuangan Q2 2018 WOMF terlihat dengan jelas bahwa kinerjanya meningkat dengan pesat. Tercatat pendapatan meningkat 25,9% dan laba bersih meningkat 116%! EPS WOMF pun juga meningkat dari Rp 16,50/lembar menjadi Rp 30,31/lembar atau meingkat sebesar 83,6%! Entah apa yang dipikirkan oleh Mr. Market kinerja yang cemerlang tersebut tidak dibarengi oleh valuasi yang mahal. Saham WOMF di harga 324 memiliki PER 6,23 dan PBV sebesar 1,07 dengan valuasi ini berarti saham WOMF dikategorikan sangat murah. Sejak tahun 2016 kinerja WOMF terus bertumbuh dan kini sahamnya masih potensial untuk melanjutkan uptrendnya. WOMF memberikan dividen sebesar Rp 15,5/lembar yang mencerminkan dividen yield sebesar 4,78% di harga 324. Saham WOMF sangat potensial mengingat valuasinya yang murah dan kinerjanya yang meningkat pesat.
2. Japfa Comfeed (JPFA)
Saham poultry mencuri perhatian di tahun ini dan saya sudah membahasnya dalam sebuah artikel. Kendati sudah cukup naik banyak namun saham poultry masih memiliki ruang untuk naik. Untuk saham dividen di sektor poultry terdapat Japfa Comfeed (JPFA). Pada Q2 2018 pendapatan JPFA naik sebesar 18,18% dan laba bersihnya naik sebesar 127,76%. Bila melihat valuasi JPFA dengan laporan keuangan 2017 maka JPFA tidak menarik karena memiliki valuasi PER 25,28 di harga 2200. Namun kinerja JPFA diproyeksikan bertumbuh dan EPS JPFA bisa mencapai Rp 189/lembar di tahun ini. Dengan begitu maka JPFA di harga 2200 memiliki forward PER sebesar 11,64 dan PBV 2,72 yang terlihat cukup murah. JPFA memberikan dividen sebesar Rp 50/lembar yang mencerminkan dividen yield sebesar 2,25% di harga 2200. Saham JPFA cukup potensial di tahun ini mengingat sektornya termasuk turnaround di tahun ini.3. Wijaya Karya Gedung (WEGE)
Lagi-lagi saya merekomendasikan Wika Gedung (WEGE) yang sudah saya rekomendasikan pada bulan Juni 2018 dalam sebuah artikel. Saya merekomendasikannya di harga 200 dan saat ini sahamnya ada di level 240 maka investor yang membelinya di harga tersebut sudah mendapatkan keuntungan +20% dalam 2 bulan. Saya merekomendasikannya kembali karena kinerjanya sangat bagus dan sahamnya sangat murah untuk diabaikan. Pada Q2 2018 WEGE mencatatkan kinerja bagus pendapatan meningkat 84% dan laba bersih meningkat sebesar 69%. Kinerja diproyeksi meningkat hingga akhir tahun 2018 bahwa pendapatan dan laba bersih meningkat masing-masing 50% dari periode tahun lalu. Manajemen juga melakukan perubahan target dengan meningkatkan target kinerja, hal ini merupakan pertanda positif. Laba bersih diproyeksi sebesar Rp 443 miliar di tahun 2018 sedangkan di harga 240 WEGE memiliki kapitalisasi pasar sebesar Rp 2,26 triliun yang mencerminkan PER sebesar 5,1 untuk target tahun ini alias sangat murah. Nilai kontrak WEGE bertumbuh dan dalam pertengahan saja sudah mencapai 76% dari target perolehan kontrak baru di tahun 2018. WEGE memberikan dividen yield sebesar 2,5% di harga 240. Saat ini saham WEGE memasuki uptrend dan masih potensial dalam beberapa tahun yang akan datang.
Kesimpulan:
Ketiga saham tersebut merupakan saham yang memiliki potensi besar di tahun ini dan beruntungnya juga memberikan dividen. Tanpa dividen pun saham-saham tersebut memiliki kinerja yang bagus dan bisa untuk ditahan dalam jangka panjang dengan terkecuali JPFA karena berada pada sektor yang fluktuatif.
Saya membuka jasa konsultasi investasi saham yang murah dan memiliki track record yang baik. Baca selengkapnya
Saya membuka jasa konsultasi investasi saham yang murah dan memiliki track record yang baik. Baca selengkapnya



























